Armuji Bahas Skema Pemulihan Ekonomi dengan Akademisi dan Kadin

Yovie Wicaksono - 11 August 2021
Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, saat Memimpin Rapat Koordinasi secara Virtual di Surabaya, Selasa (10/8/2021).

SR, Surabaya – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar rapat koordinasi secara virtual bersama akademisi Universitas Airlangga (Unair) dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) membahas skema pemulihan ekonomi dampak perpanjangan PPKM.

“Pemkot Surabaya membutuhkan urun rembuk banyak pihak dalam pemulihan ekonomi kali ini,” kata Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, saat memimpin rapat koordinasi secara virtual di Surabaya, Selasa (10/8/2021).

Armuji menjelaskan, pihaknya tidak hanya membutuhkan sumbangsih pemikiran, akan tetapi juga gotong-royong secara konkrit akan menjadi semangat dalam upaya percepatan penanganan pandemi Covid-19.

Politisi PDI Perjuangan ini juga menekankan, penanganan medis, kesadaran masyarakat terhadap protokol kesehatan, dan upaya-upaya pemulihan ekonomi, merupakan langkah yang tidak dapat dipisahkan dan harus dilakukan secara gradual.

“Penurunan dari sektor perdagangan dan jasa tidak terhindarkan, sehingga konsentrasi, proteksi, dan intervensi pada UMKM harus dilakukan secara menyeluruh,” katanya.

Armuji juga mengajak BUMD maupun BUMN yang menyalurkan program pinjaman permodalan untuk didorong dapat diperluas serta dipermudah bagi UMKM, fasilitasi pemerintah kota, serta data yang valid untuk mendapatkan intervensi bantuan modal dari pemerintah pusat akan memperkokoh ketahanan ekonomi masyarakat.

“Jadi ini langkahnya harus terukur dan terintegrasi antara pemerintah kota, provinsi hingga pusat. Saya optimistis Surabaya bisa bangkit,” ujarnya

Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Surabaya tahun 2021-2026, pemulihan ekonomi juga menjadi agenda dengan penguatan sektor UMKM dan Informal. 

Sementara itu, Ketua Kadin Surabaya, M Ali Affandi, mendorong Pemkot Surabaya terus menggencarkan vaksinasi terhadap pelaku usaha, stimulus bagi pelaku usaha kecil menengah serta apresiasi pembukaan pusat perbelanjaan secara bertahap.

“Ini memberikan angin segar bagi pelaku usaha untuk bangkit,” pungkasnya. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.