Pasca Erupsi Semeru, KAI Daop 8 Pastikan Operasional Kereta Tak Terganggu

Yovie Wicaksono - 8 December 2021
Ilustrasi Kereta Api. Foto : (Humas Daop 8)

SR, Surabaya – Pasca erupsi susulan Gunung Semeru pada Senin (6/12/2021), KAI Daop 8 Surabaya pastikan seluruh operasional kereta api (KA) di wilayah Daop 8 khususnya dari dan menuju Daop 9 Jember tetap berjalan normal dalam melayani kebutuhan mobilitas pelanggan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif mengatakan, seluruh sarana dan prasarana yang berada di wilayah terdekat Gunung Semeru terus dipantau oleh petugas untuk memastikan tidak adanya gangguan operasional KA.

“Sebanyak 14 perjalanan kereta api jarak jauh dari dan menuju Daop 9 Jember tidak mengalami gangguan operasional. Jarak pandang masinis masih baik dan tidak ada jalur KA yang terganggu akibat erupsi Gunung Semeru,” ucap Luqman Arif, Rabu (8/12/2021).

Adapun 14 perjalanan KA jarak jauh dari dan menuju ke wilayah Daop 9 Jember diantaranya adalah KA Probowangi relasi Surabaya – Ketapang PP, KA Tawangalun relasi Malang Kota Lama – Ketapang PP, KA Sritanjung relasi Ketapang – Surabaya – Yogyakarta PP, KA Mutiara Timur relasi Ketapang – Surabaya – Yogyakarta PP.

Kemudian KA Logawa relasi Jember – Surabaya – Purwokerto PP, KA Ranggajati relasi Jember- Surabaya – Cirebon PP, dan KA Wijaya Kusuma relasi Ketapang – Surabaya – Cilacap PP.

Sementara itu, pada Minggu (5/12/2021), PT. Kereta Api Indonesia menyalurkan bantuan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berupa 3 unit Toilet Portable dan Paket Sembako dengan nilai total bantuan sebesar Rp60.000.000.

“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian KAI untuk penanganan bencana erupsi Gunung Semeru di Lumajang,” pungkasnya.

Paket sembako yang diberikan berupa mie instan, popok, kornet, biskuit, susu, dan air mineral untuk para korban erupsi yang membutuhkan selama masa penanggulangan bencana.

Penyerahan bantuan dilakukan oleh Deputy EVP Daop 8 Surabaya PT Kereta Api Indonesia, Mariyanto kepada Penelaah Bahan Kajian Bencana Alam Seksi Logistik BPBD Kota Malang Cornellia Selvyana Ayoe yang diwakili oleh Aziz Wijaya selaku Pusdalops Penanggulangan Bencana Kota Malang di Balai Kota Malang.

“Semoga bantuan yang diberikan oleh KAI dapat bermanfaat dan masyarakat terdampak dapat selalu diberikan kekuatan untuk menghadapi cobaan ini,” kata Luqman Arif. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.