Ada 6.145 Kasus Baru HIV/AIDS di Jatim, Untari Imbau Perketat Tracing

Yovie Wicaksono - 4 December 2022
Ilustrasi. Foto : (Reuters)

SR, Surabaya – Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur, Sri Untari Bisowarno meminta para kepala daerah antisipasi peningkatan kasus HIV/AIDS. Hal ini, menyusul temuan Dinas Kesehatan Jatim, dimana terdapat 6.145 kasus baru penderita HIV/AIDS selama 2022.

“Menurut saya kalau sudah enam ribu itu darurat, karena kita perlu untuk menyehatkan masyarakat,” ujarnya di Surabaya, Minggu (4/12/2022).

Ia mengatakan, tingginya angka temuan ini menjadi indikasi Jawa Timur perlu perhatian khusus. Tracing dan testing harus ditingkatkan, terutama di daerah rawan prostitusi.

Selain itu, upaya mitigasi juga lebih dimasifkan. Jika diperlukan, kepala daerah bisa bekerjasama dengan pihak terkait untuk sosialisasi tentang alat kontrasepsi, hingga pemeriksaan kesehatan pada ibu hamil. 

Hal ini, mengingat, ibu rumah tangga (IRT) lebih rentan terpapar HIV/AIDS yang didapat dari pasangannya, dan jika mereka terinfeksi dalam keadaan mengandung maka janin didalamnya juga berisiko tertular.

“Masalah seksual, ibu menyusui, dan kontak yang sifatnya biologis, itu yang harusnya bagaimana kita membangun moralitas masyarakat agar memahami hidup dengan cara yang baik, norma sosial,” tuturnya.

Ia pun mendorong pemaksimalan kebijakan Pemerintah Provinsi mulai dari langkah preventif hingga penanggulangan.

Untari percaya, jika ini berjalan maksimal, maka penanganan terhadap pasien HIV/AIDS bisa lebih efektif, dan berdampak pada peningkatan kesehatan masyarakat.

“Kalau marak anak HIV dan stunting maka masa depan kita gimana, maka perlu segera diatasi bersama dengan kebijakan yang dibuat provinsi dan kabupaten/kota,” pungkasnya. (hk/red)

Tags: ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.