Pemerintah Pindahkan Lokasi Tahanan Abu Bakar Baasyir

Petrus - 5 March 2018
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Wiranto memberikan keterangan kepada wartawan (foto : Superradio/Niena Suartika)

SR, Jakarta – Pemerintah sepakat untuk memindahkan tahanan terpidana kasus terorisme, Abu Bakar Baasyir, dari Gunung Sindur ke daerah di Jawa Tengah. Hal tersebut berdasarkan sejumlah alasan yang menyangkut masalah usia dan kondisi kesehatan yang bersangkutan.

Demikian pernyataan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Wiranto, menanggapi masalah penahanan terpidana kasus terorisme Abu Bakar Baasyir, di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (5/3/2018).

“Kita dengan pendekatan kemanusiaan, dengan usia yang sudah sepuh, dengan kondisi fisik dan kesehatan yang sudah mulai menurun, tentunya kita memberikan satu kebijakan yang lebih manusiawi tanpa kita menafikan masalah hukum. Sehingga keputusannya adalah dari Gunung Sindur akan dipindahkan yang dekat dengan keluarganya, yang dekat dengan sanak familinya,” kata Wiranto.

Wiranto mengatakan, rencana pemindahan itu sudah disetujui oleh Presiden Joko Widodo. Terkait masalah teknisnya akan berkoordinasi dengan Kementerian Hukum dan HAM.

“Ini terkait psikologis. Anda kalau dekat dengan keluarga lebih tenang, lebih gampang dibesuk, kalau di kampung sendiri rasanya nyaman walaupun dalam kondisi ditahan,” kata Wiranto.

“Sudah dihitung semuanya, sehingga masalah gangguan keamanan  tetap dijaga, tapi dari sisi usia kita pindahkan ke yang dekat dengan kampungnya,” sambung Wiranto.(ns/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.