Rocky Gerung Nilai Unggahan Mens Rea oleh Pandji Sah di Negara Demokratis

Rudy Hartono - 18 January 2026
Pengamat Politik Rocky Gerung saat jadi pembicara dalam talkshow bertajuk "Spirit of Humanity and Human Solidarity, Kemanusiaan dan Tata Peradaban Kota" di Balai Pemuda Surabaya, Sabtu (17/1/2026). (foto: hamidiah kurnia/superradio.id)

SR,Surabaya — Stand-up comedy spesial “Mens Rea” karya Pandji Pragiwaksono terus menjadi sorotan publik. Setelah tayang di Netflix dan viral di media sosial, materi satir Pandji yang menyinggung politik balas budi dan konsesi tambang untuk organisasi keagamaan besar memicu laporan polisi oleh kelompok pemuda mengatasnamakan NU dan Muhammadiyah.

Pengamat politik Rocky Gerung saat di wawancarai oleh Tim SuperRadio saat kunjungannya ke surabaya menilai satire adalah bagian sah dari kebebasan berekspresi.

“Sah-sah saja… negara ini adalah negara demokratis, setiap warga negara berhak untuk menilai, berpikir kritis, dan berkomentar menyampaikan pendapatnya. Jika itu dipermasalahkan maka negara itu tidak layak disebut negara demokratis,” ujar Rocky kepada superradio.id.

Ia menambahkan, satire dan komedi sudah ada sejak zaman Yunani kuno, yang kerap menggambarkan absurditas masyarakat dan berujung pada kritik terhadap penguasa.

Sementara itu, netizen terbelah. Sebagian mendukung Pandji dengan alasan komedi adalah ruang kritik sosial yang harus dilindungi. “Kalau komedi dikriminalisasi, demokrasi kita mundur,” tulis seorang pengguna X.

Namun, banyak juga yang mengecam keras, menilai Pandji melewati batas dengan menyinggung agama. “Lucu itu boleh, tapi jangan hina keyakinan orang,” komentar seorang netizen di Instagram.

Potongan video Mens Rea yang beredar di TikTok dan Reels memperkuat polarisasi. Ada yang menganggap Pandji berani menyuarakan keresahan publik, ada pula yang menuduhnya mencari sensasi.

Kasus ini kini menjadi cermin dilema demokrasi Indonesia: sejauh mana kebebasan berekspresi bisa berjalan tanpa menyinggung sensitivitas agama dan politik. (js/red)

 

Tags: , , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.