Puluhan Pohon Tumbang di Jalur Ponorogo-Pacictan Akibat Cuaca Ekstrem
SR, Pacitan – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pacitan, Jawa Timur melakukan penanganan darurat terhadap puluhan pohon tumbang yang terjadi akibat cuaca ekstrem dan angin kencang, termasuk ruas Jalan Raya Ponorogo–Pacitan, sehingga sempat mengganggu arus lalu lintas.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Pacitan Radite Suryo Anggono, Jumat (2/1/2026), mengatakan tim reaksi cepat BPBD bersama sejumlah instansi dan masyarakat terus melakukan evakuasi sejak Kamis (1/1) malam hingga Jumat pagi.
“Tim kami bergerak cepat setelah mendapatkan laporan adanya pohon tumbang di beberapa titik, termasuk di Jalan Ponorogo–Pacitan. Evakuasi terus berjalan hingga arus lalu lintas kembali normal,” kata Radite.
Ia menjelaskan beberapa titik pohon tumbang yang ditangani antara lain di Desa Kedungbendo dan Desa Borang, Kecamatan Arjosari; Desa Wonosobo, Kecamatan Ngadirojo; Kelurahan Ploso, Desa Purwoasri, Desa Gawang, dan Desa Purwosari di Kecamatan Kebonagung serta di wilayah Dusun Baras, Desa Karangmulyo, Kecamatan Sudimoro.
Tim BPBD menyapu bersih batang dan dahan pohon yang menutup badan jalan serta memotong bagian yang berpotensi membahayakan kendaraan.
Penanganan sempat memakan waktu sekitar tiga jam di jalur provinsi Ponorogo–Pacitan karena material longsor yang turut menutup badan jalan.
“Kami juga mengerahkan alat untuk membantu evakuasi di beberapa titik yang kondisi pohonnya besar dan sulit dijangkau secara manual,” ujar Radite.
BPBD Pacitan juga mencatat dampak pohon tumbang di sejumlah pemukiman, termasuk kerusakan pada jaringan telekomunikasi dan satu unit sepeda motor.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, pihaknya terus memantau lokasi rawan bencana untuk antisipasi lanjutan.
Sebagai tindak lanjut setelah kejadian, BPBD Pacitan berkoordinasi dengan instansi terkait seperti dinas perhubungan, dinas pertanian kehutanan, dan perusahaan penyedia utilitas untuk mempercepat pembersihan dan pemulihan wilayah terdampak.
“Kami fokus pada dua hal: keselamatan masyarakat selama proses evakuasi dan pemulihan akses jalan agar transportasi kembali lancar,” katanya.
Radite mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang cepat, terutama ketika terjadi hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang, petir, dan potensi longsor.
“Kami terus mengimbau warga di daerah rawan pohon tua dan tebing curam agar waspada serta melaporkan kondisi berbahaya ke BPBD melalui call center kami,” ujar Radite. (*/ant/red)
Tags: bpbd, cuaca ekstrem, pacitan, pohon tumbang, superradio.id
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





