Kapolsek Puncu Edukasi Anak TK dan SD tentang Prokes Lewat Wayang

Yovie Wicaksono - 23 May 2021
Kapolsek Puncu Edukasi Anak TK dan SD tentang Prokes Lewat Wayang. Foto : (Super Radio/Rahman Halim)

SR, Kediri – Kapolsek Puncu AKP Bowo Wicaksono memiliki cara tersendiri dalam mengedukasi sekaligus memberikan sosialisasi tentang penerapan  protokol kesehatan (Prokes) terhadap siswa sekolah dasar (SD) dan pelajar taman kanak-kanak (TK).

Mantan Kasubag Humas Polres Kediri ini menilai edukasi ini dirasa sangat penting mengingat sebentar lagi pembelajaran tatap muka akan mulai dilaksanakan di sekolah.

Para pelajar sekolah dasar ini diajak ke Polsek, untuk melihat secara langsung pertunjukan wayang kulit yang ia gelar agar pesan yang disampaikan dapat langsung mengena, AKP Bowo Wicaksono sengaja memodifikasi sosok tokoh wayang yang dimainkan dengan kondisi yang dialami sekarang.

Dalam tokoh wayang tersebut, dimodifikasi seorang pelajar berseragam sekolah dan polisi memakai masker.

Polisi yang memang memiliki bakat dalam bidang kesenian ini mengagakan, pelaksanaan pertunjukan wayang yang ia gelar berlangsung kisaran kurang lebih 30-60 menit.

Menurutnya, pertunjukan wayang tersebut sebatas memberikan sosialisasi kepada anak-anak ketika nanti sudah melaksanakan pembelajaran tatap muka di sekolah agar selalu tetap mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, rajin cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, dan tetap menjaga jarak  agar terhindar dari penyebaran Covid-19.

“Kami harapkan kepada anak-anak  agar tetap disiplin dalam menjaga kesehatan sejak dini khususnya di masa pandemi ini,” ujar AKP Bowo Wicaksono, Minggu (23/5/2021).

Baginya ada rasa kepuasan tersendiri setelah  melihat ekspresi keceriaan di wajah anak-anak setelah melihat pentas pertunjukan wayangnya.

Para pelajar yang melihat pertunjukan ini dibatasi jumlahnya. Mereka datang dengan  memakai masker serta menempati tempat duduk masing masing sesuai jarak yang telah ditentukan.

“Anak-anak yang melihat pertunjukan kami sangat antusias dan terhibur sekali, walaupun yang datang jumlahnya terbatas karena situasi masih plandemi Covid-19,” katanya. (rh/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.