DPD PDI Perjuangan Jatim Gelar Rakorbid Organisasi

Yovie Wicaksono - 21 December 2019
Wakil Sekjen PDI Perjuangan Arif Wibowo dalam Rapat Koordinasi Bidang Organisasi yang digelar DPD PDI Perjuangan Jawa Timur pada Sabtu (21/12/2019). Foto : (Super Radio/Fena Olyvira)

SR, Surabaya – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi Jawa Timur (Jatim) menggelar rapat koordinasi bidang (rakorbid) organisasi yang diikuti ketua, sekertaris dan bendahara (KSB) cabang beserta dengan wakil ketua bidang organisasi dari 38 kabupaten/kota se-Jatim, di Aula DPD PDI Perjuangan Jatim, Sabtu (21/12/2019).

Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim, Kusnadi mengatakan, rakorbid organisasi tersebut sebagai tindaklanjut dari perintah DPP untuk mengaktualisasikan surat keputusan (SK) DPP Nomor 09 Tahun 2019.

“Hari ini Pak Arief Wibowo hadir mendapatkan surat tugas resmi dari DPP PDI Perjuangan dalam rangka sosialisasi organisasi yang ada di partai kita. Sebelum SK tersebut dilaksanakan dilapangan, agar ada persatuan perspektif diantara kami maka perlu dilakukan sosialisasi tersebut,” ujar Kusnadi.

Sementara itu, Wakil Sekjen PDI Perjuangan Arif Wibowo mengatakan, rapat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para kader terkait prinsip berorganisasi secara menyeluruh. Terlebih, PDI Perjuangan telah mencanangkan sebagai partai pelopor.

“Kita sedang menuju menjadi partai pelopor, maka harus bisa ditunjukkan secara nyata tidak hanya lima syarat pokok menjadi partai pelopor dengan tujuh fungsinya bisa dijalankan, tapi juga bagaimana pengurus harus memahami hal yang mendasar terkait organisasi,” ujarnya.

Arif mengatakan, hal mendasar pertama adalah ideologi yang harus didalami, reaktualisasi agar selalu menemukan relevansinya dalam praktik politik, sosial kemasyarakatan, ekonomi dan budaya yang tentu harus dijabarkan dalam kehidupan organisasi sehari-hari.

Secara ideologis maka kemudian itu diturunkan didalam konstutusi partai PDI Perjuangan dengan menempatkan ketua umum sebagai central gerakan politik kepartaian yang mana ketua umum menjalankan mekanisme demokrasi terpimpin sampai ke jajaran paling bawah partai.

“Demokrasi terpimpin ini dibutuhkan agar kita efektif didalam menuju PDI Perjuangan sebagai partai pelopor, berarti dia kuat dalam ideologi, efektif dalam kepemimpinan, terlembaganya organisasi, partai yang modern dan karenanya memiliki struktur sampai pada tingkatan paling bawah dan mampu menjalankan fungsi kepartaiannya,” imbuhnya.

Arif juga menegaskan agar para kader memahami dan tegak kepada aturan-aturan yang telah disusun oleh partai dan memperbesar konstituen pendukung partai. Lima hal itulah yang harus dipahami dengan baik.

“Rakorbid ini menemukan relevansinya, ketika DPD PDI Perjuangan Jatim menggelar rakorbid organisasi, maka itu satu langkah yang penting, mendasar dan mendesak. Agar sebagai para pengurus partai, kita memahami sebaik-baiknya bagaimana menjalankan partai dengan aturan-aturannya,” kata Arif.

“Rakorbid ini diharapkan bisa mendorong kita bersama untuk lebih maju, lebih aktif, agar kita memahami aturan-aturan partai ini dengan sebaik-baiknya,” lanjutnya. (fos/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.