Perjuangan Agatha Bangun Aula SDK/SMPK Santo Mikael Surabaya Terwujud. 

Yovie Wicaksono - 30 January 2026
Agatha bahagia menonton pertunjukan tari murid-murid SDK Santo Mikael Surabaya, di Aula sekolah , Jumat (30/1/2026). (foto: hamidiah kurnia/superradio.id)

SR, Surabaya – Mantan anggota DPRD Jatim 2 periode 2014-2024 Agatha Retnosari menunjukan komitmennya mengawal aspirasi yang ia dapat.

Terbukti, meski sudah tak menjadi anggota dewan, perempuan yang kini menjadi Bendahara DPC PDI Perjuangan Surabaya itu memastikan aspirasi hibah perbaikan gedung SD/SMPK Santo Mikael Surabaya yang diajukan tahun 2024 bisa terealisasi.

Alhasil bantuan hibah senilai Rp. 680.939.000,- tersebut bisa digunakan untuk membangun aula hingga prasarana laboratorium komputer yang peresmiannya dihadiri Agatha pada Jumat (30/1/2026).

Dalam sambutannya, Agatha mengaku senang, bantuan hibah Pemprov Jatim itu terealisasi dengan baik. Terlebih sejak lama isu pendidikan menjadi concern nya.

Untuk itu sarana prasarana penting guna menunjang proses pendidikan disana. Terutama untuk membentuk generasi bangsa yang berkualitas. “Total uang bantuan hibah pemprov untuk sekolah ini Rp. 680.939.000. Semoga gedungnya ini bermanfaat,” sebutnya.

“Karena saya meyakini yang bisa memutus rantai kemiskinan ini adalah pendidikan. Sehingga ke depan kita punya generasi yang bagus. Supaya ke depan bangsa ini menjadi lebih baik,” imbuhnya.

Agatha Retnosari menerima potongan tumpeng dari kepala sekolah SMPK Santo Mikael Surabaya di peresmian aula, Jumat (30/1/2026). (foto: hamidiah kurnia/superradio.id)

Sementara itu, Kepala SMPK Santo Mikael, Ag. Ari Budi Cahyanto turut menyatakan rasa syukurnya. Berkat bantuan tersebut, mereka yang sebelumnya harus mencari tempat di lorong sekolah untuk kegiatan tak lagi bingung. Sudah ada area aula yang cukup luas untuk aktivitas. Dan laboratorium komputer yang makin lengkap, tak takut akan kebanjiran.

Lebih lanjut ia merinci pemanfaatan bantuan hibah. Yakni untuk pembangunan Aula, peninggian pagar laboratorium komputer, meja kursi, dan penambahan 35 komputer pembelajaran dengan rincian 34 unit untuk siswa dan 1 unit untuk guru.

“Saya kaget, bingung, bersyukur juga, ini suatu berkat untuk kami yang selama ini kalau mau mengadakan kegiatan itu cari tempat itu susah karena tidak punya aula jadi harus di lorong,” tuturnya.

“Dulu ini adalah ruang kelas yang ambruk dimakan rayap, dan aula ini juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas, dan disamping aula juga ada lab komputer yang waktu banjir, airnya masuk jadi kami tinggikan dan ada meja kursi dan 35 komputer yang 34 untuk siswa dan 1 PC untuk guru,” imbuhnya.

Ia pun berharap legislator PDI Perjuangan tersebut makin sukses dan terus membersamai perjuangan warga Surabaya. “Harapan kami bu Agatha selalu komunikasi, sudah lama kami bersama, semoga bu Agatha selalu sukses dalam karir,” pungkasnya. (hk/red)

 

Tags: , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.