Siswa Berebut Sembunyi di Kolong Meja Sekolah, Simulasi Gempa
SR, Madiun – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Madiun, Jawa Timur memberikan sosialisasi tentang kesiapsiagaan dan simulasi gempa bumi di sekolah sebagai edukasi bagi siswa tentang penanganan saat bencana terjadi.
Kasi Kegawatdaruratan dan Logistik BPBD Kota Madiun Heter Hidayati di Madiun, Kamis (29/1/2026), mengatakan sosialisasi salah satunya dilakukan di SMP Negeri 13 Kota Madiun. Sebanyak 200 siswa yang merupakan perwakilan dari setiap kelas mengikuti kegiatan tersebut.
“Ini kegiatan rutin, kerja sama dengan sekolah-sekolah terkait mitigasi bencana gempa bumi hingga mengenalkan tentang ‘animal rescue‘,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa dan guru mendapatkan pembekalan materi kebencanaan, mitigasi gempa bumi, hingga penanganan animal rescue yang dikemas secara interaktif dan dilengkapi dengan simulasi serta praktik lapangan.
“Materi yang disampaikan ada materi gempa dan animal rescue dilanjutkan dengan praktik lapangan untuk simulasi gempa dan untuk penanganan animal rescue dengan didampingi oleh kepala sekolah dan juga bapak ibu guru dari SMP Negeri 13,” katanya.
Pada kegiatan simulasi, saat terjadi bencana gempa, seluruh perwakilan guru dan siswa diharuskan mengikuti prosedur tanggap bencana, di antaranya mencari perlindungan di tempat yang aman seperti di bawah meja, menutupi bagian vital seperti kepala dengan kursi dan mencari bagian bangunan yang kokoh seperti tiang sebagai tempat berlindung.
Prosedur selanjutnya adalah mencari akses keluar gedung menuju titik kumpul secara tertib untuk menghindari kekacauan pada akses keluar yang justru akan berpotensi menimbulkan risiko luka akibat bencana.
Menurut Heter, edukasi penting dilakukan agar siswa memahami langkah yang tepat saat menghadapi situasi darurat. Termasuk saat terjadi gempa bumi seperti yang dirasakan di Kota Madiun meskipun pusat gempa berada di wilayah Pacitan, beberapa waktu lalu.
Tak hanya berfokus pada mitigasi gempa, BPBD juga membekali siswa dengan pengetahuan menghadapi gangguan hewan berbahaya yang kerap muncul saat musim hujan. Melalui materi animal rescue, siswa diajak memahami cara mengenali tingkat risiko serta prosedur penanganan yang aman.
“Tak terkecuali pentingnya melibatkan petugas apabila kondisi dinilai membahayakan dengan menghubungi call center 112, BPBD, atau pemadam kebakaran Kota Madiun,” kata dia.
Seperti diketahui, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan terjadi gempa bumi dengan magnitudo 5,7 berlokasi di darat 24 kilometer arah Tenggara Pacitan, Jawa Timur, pada kedalaman 122 kilometer pada Selasa (27/1).
Getaran gempa tersebut dengan skala intensitas bermacam-macam dirasakan di Pacitan, Madiun, Ponorogo, Jember, Mojokerto, Karangkates, Tulungagung, Malang, Nganjuk, dan Blitar.
Selain itu BMKG juga mendata getaran gempa di Pacitan itu juga dirasakan di Yogyakarta, Bantul, Sleman, Kulon Progo, Purworejo, Semarang, Pasuruan, dan Mataram. (*/ant/red)
Tags: bencana, bpbd, kota madiun, simulasi, superradio.id
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





