Ritus Negeri Celeng, Ambisi dan Kerakusan Manusia Modern
SR, Surabaya – Pertunjukan kolaborasi Wisma Jerman bersama Dimar Dance Theatre dan SMKN 12 Surabaya sukses menghipnotis para penonton yang hadir di gedung Cak Durasim, Kamis (15/5/2025) malam.
Bertajuk Ritus Negeri Celeng, para penari menampilkan pertunjukan epik, berisi kisah negeri celeng yang juga kritik sosial pada kehidupan manusia yang merasa rakus dan superior dari mahluk lainnya.

Pertunjukan diawali dengan tarian pembuka oleh SMKN 12 Surabaya dan dillanjut ke tari musikal. Emosi penonton pun dibuat seperti roller coaster. Sedih, gelak tawa, hingga tepuk tangan di akhir pentas menggema selama pertunjukan.
Founder Dimar Dance Theatre Dian Nova Saputra menjelaskan, konsep celeng sengaja dipilih sebagai ekspresi atas fenomena saat ini. “Kita ambil dari sisi lainnya, dewasanya celeng menunjukkan kalau manusia juga gak lebih baik dari celeng,” ujarnya.

Pria yang akrab disapa Dian Bokir itu pun berterima kasih kepada Wisma Jerman yang sudah mendukung seniman untuk terus berkarya. “Terima kasih wisma jerman ini kali kedua kita kolaborasi. Semoga kesenian ini akan terus berkembang dan maju di kancah nasional maupun internasional, seniman makin dihargai,” ujarnya.

Atas hal ini Direktur Wisma Jerman Mike Neuber turut mengungkapkan apresiasinya. Ia menyebut tujuan acara untuk memberi pengalaman berbeda. Pihaknya ingin seni kontemporer dan tradisional beriringan, menciptakan sesuatu yang istimewa untuk Kota Pahlawan.
Terlebih Wisma Jerman selalu terbuka pada tiap potensi yang ada. Pihaknya pun senang bisa menjadi wadah ekspresi kesenian yang mewarnai Surabaya. Ia pun berterima kasih pada semua pihak yang terlibat. Termasuk UPT Taman Budaya Jatim hingga Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Timur.
“Tujuannya untuk memberi sesuatu yang beda. Tidak hanya tari tradisional tapi juga pengaruh kontemporer dan internasional dan kami ingin membawa sesuatu seni yang istimewa,” tuturnya. (hk/red)
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





