Inflasi Terkendali, Perdagangan Jatim Surplus USD 0,96 Miliar

Rudy Hartono - 23 January 2026
Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Jawa Timur mengadakan kegiatan Press Conference ALCo APBN KiTa Regional Jawa Timur s.d 31 Desember 2025 yang dilaksanakan pada Kamis 22 Januari 2026. (foto: rri)

SR, Surabaya – Kondisi ekonomi regional Jawa Timur hingga akhir 2025 tetap terjaga. Inflasi Jawa Timur pada Desember 2025 tercatat 2,93 persen (yoy/ytd) dan 0,76 persen (mtm), didukung ketersediaan bahan pangan yang mampu menjaga daya beli masyarakat.

“Secara kumulatif hingga November 2025, neraca perdagangan Jawa Timur mengalami surplus sebesar 0,96 miliar dolar AS, meningkat 4,62 miliar dolar AS dibanding periode yang sama tahun 2024.” kata Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Jawa Timur, Direktorat Jenderal Perbendaharaan Syaiful Islam, Kamis (22/1/2026).

Nilai ekspor tercatat 27,63 miliar dolar AS atau tumbuh 15,33 persen, sementara impor mencapai 26,68 miliar dolar AS atau turun 3,42 persen.

“Surplus neraca perdagangan ditopang oleh sektor nonmigas yang mencatat surplus 4,71 miliar dolar AS, meskipun sektor migas masih mengalami defisit sebesar 3,75 miliar dolar AS.” ujarnya.

Di sektor pertanian, Nilai Tukar Petani (NTP) Jawa Timur Desember 2025 mencapai 118,96, meningkat 3,95 persen (mtm) dan 6,25 persen (yoy). Komoditas utama penyumbang kenaikan indeks harga yang diterima petani antara lain cabai rawit, bawang merah, gabah, telur ayam ras, ayam ras pedaging, kacang tanah, jagung, wortel, tomat, serta kol atau kubis. (*/rri/red)

 

Tags: , , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.