Awdella Pilih Olahraga Padel untuk Jaga Energi Positif

Rudy Hartono - 29 January 2026
Penyanyi Awdella antusias menyapa fans dalam bincang santai di studio Super Radio 88,5 FM, Surabaya, Selasa (27/1/2026). (foto: diva/superradio.id)

SR, Surabaya- Sukses tampil apik di “Festival Espectanica” –satu panggung dengan Dewa 19–  di Jatim Expo Sabtu (24/1/2026) malam, penyanyi Awdella antusias menyapa fans dalam bincang santai di studio Super Radio 88,5 FM, Surabaya, Selasa (27/1/2026).

Penyanyi yang punya nama lengkap Wiyekedella Arief Suyoso, menyapa ramah penuh ceria para pendengar program Nusantara Bagus Super Radio. Awdella, hadir membawa napas segar bagi generasi muda melalui kepribadiannya yang sangat “Gen Z banget”.

Perempuan kelahiran Surabaya, 8 Maret 1999 ini tidak hanya menarik perhatian lewat pilihan outfit yang modis, tetapi juga gaya bicaranya yang asyik, ramah, dan sangat gampang diajak bercanda.

Di luar kesibukan panggung, penyanyi yang dikenal sangat easy going ini rupanya tengah menggandrungi olahraga yang sedang tren, yakni padel, sebagai cara untuk menjaga energi positifnya di tengah padatnya rutinitas.

Karakter Awdella yang suportif dan ramah ini juga tercermin dalam cara ia memandang  hubungan personal bagi generasinya. Menanggapi fenomena hubungan yang tidak sehat atau toxic relationship, jebolan Indonesian Idol musim kesepuluh ini memiliki prinsip yang sangat tegas. Ia berpesan bahwa setiap individu harus memiliki keberanian untuk memprioritaskan diri sendiri. “Kalian itu juga manusia yang juga berhak bahagia, kalian itu tidak harus tergantung pada hubungan yang membuat kalian menangis itu,” ungkapnya saat merespons pertanyaan pendengar Super Radio.

Kedewasaan berpikir ini pula yang ia bawa ke dalam karya terbarunya, “Aku Juga Manusia”,  single kedelapan yang dirilis pada 23 Januari 2026 di bawah label Inspire Music.

Meski lagu yang menggunakan aransemen orkestra ini bukan merupakan kisah pribadinya, Awdella tertantang untuk melakukan eksplorasi emosi yang maksimal. Ia berusaha menyelami setiap lirik seakan itu adalah pengalamannya sendiri demi bisa menjadi ‘teman’ bagi para pendengarnya yang mungkin sedang merasa terluka.

Baginya, profesionalitas bukan hanya tentang menyanyi dengan nada yang tepat, melainkan tentang bagaimana menyampaikan pesan kemanusiaan kepada sesama. Awdella ingin setiap orang menyadari bahwa mereka memiliki hak untuk bahagia dan tidak seharusnya terjebak dalam kesedihan yang berlarut-larut.

Melalui sosoknya yang ceria namun vokal dalam menyuarakan kesehatan mental, ia membuktikan bahwa menjadi manusia yang tangguh berarti berani mengambil pilihan untuk mencintai diri sendiri lebih dulu. (dv/red)

Tags: , , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.