Terapi Plasma Convalescent Sembuhkan Empat Pasien Covid-19 di Jatim

Yovie Wicaksono - 16 June 2020
Ilustrasi Virus Corona. Foto : (MgIt03)

SR, Surabaya – Terapi plasma convalescent untuk pengobatan Covid-19 di Jatim saat ini terus dikembangkan.

Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jatim, dr Joni Wahyuhadi mengatakan, hingga kini sudah delapan (orang) di lakukan metode terapi tersebut, dan empat pasien Covid-19 diantaranya yang bergejala berat dan sangat berat dinyatakan sembuh. 

“Kita terus mengembangkan terapi plasma convalescent. Kita sudah memberikan terapi plasma convalescent pada delapan pasien dan empat di antaranya alhamdulillah sudah sembuh,” kata Joni di Gedung Grahadi, Surabaya, Senin (15/6/2030).

Dikatakan dr Joni,  saat ini sudah ada 20 orang yang menyatakan diri untuk donor plasma. Mereka adalah orang yang sudah pernah terinfeksi Covid-19 dan sudah dinyatakan sembuh dalam dua kali swab dan dinyatakan negatif.

Mereka yang sudah mendaftar sebagai pendonor belum tentu memenuhi syarat untuk bisa menjadi pendonor, oleh karena itu mereka harus dilakukan screening saat ada pasien.

Adapun screening bagi pendonor antara lain dilakukan tes laboratorium untuk mengetahui di dalam darahnya apakah masih mengandung imunoglobulin G yang merupakan antibodi untuk virus SARS-CoV-2. 

Pendonor juga harus dipastikan bebas penyakit yang membahayakan pasien Covid-19. Biasanya plasma dari pendonor diberikan pada pasien Covid-19 positif yang sudah menggunakan ventilator. 

“Terapi ini memang masih ada yang pro dan kontra. Tapi bahwa ini memang penelitian yang basisnya riset. Yang diterapkan terapi ini yang ada di rumah sakit rujukan, biayanya di biayai riset karena untuk screening ini mahal, kalau di rumah sakit swasta ya bayarnya besar,” kata Joni.

Meski begitu, Joni menegaskan bahwa pemerintah tidak bisa memaksa setiap pasien Covid-19 yang telah sembuh harus mendonorkan plasma darahnya untuk terapi plasma convalescent. 

Mereka yang mendonorkan harus berbasis kesukarelaan, dengan begitu pemerintah mengimbau pada sebanyak 2.317 pasien Covid-19 Jatim yang sembuh bisa mulai menyumbangkan plasma darahnya. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.