Selamatkan UMKM dari Kenaikan Harga Cabai, Pemkab Kediri Gelar Operasi Pasar

Yovie Wicaksono - 12 March 2021
Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana saat meninjau operasi pasar, Jumat (12/3/2021). Foto : (Super Radio/Rahman Halim)

SR, Kediri – Pemerintah Kabupaten Kediri menggelar operasi pasar guna menyelamatkan pelaku usaha atau UMKM dari dampak melambungnya harga cabai yang menembus kisaran  Rp 120 ribu per kilogram.

Operasi pasar dengan subsidi cabai murah ini difokuskan di kantor Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Kopusmik) di Jalan Soekarno Hatta mulai 08.00 – 10.00 WIB.

Cabai keriting yang dijual kepada para pelaku usaha tergolong sangat murah. Dimana per kilogram untuk cabai keriting hanya ditarik biaya Rp 50 ribu,  selisih harga Rp 50 ribu yang dijual pedagang pasar grosir.

“Terkait operasi pasar ini yang harus dipahami oleh teman-teman, maupun masyarakat, tujuan pemerintah bukan untuk menekan harga cabai, melainkan menyelamatkan para pelaku usaha atau para pedagang UMKM yang terdampak kenaikan harga cabai, supaya mereka masih bisa berjualan dan mendapatkan keuntungan,” ujar Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, Jumat (12/3/2021).

Sebelum operasi pasar ini digelar, kata Bupati yang akrab disapa Dhito ini, ia mendapat masukan dari berbagai pihak yang mengatakan  bahwa upaya yang dilakukan tersebut tidak efisien untuk menekan kenaikan harga cabai.

“Memang point kita bukan menekan harga cabai, karena tren kenaikan harga cabai diprediksi di bulan April – Mei akan terus naik. Dan ada kemungkinan sampai di angka Rp 150 ribu per kilo, tapi masih kemungkinan. Kita berdoa agar hal itu tidak sampai terjadi,” kata Dhito.

Subsidi cabai murah ini dikhususkan kepada para pelaku usaha produsen sambel atau pedagang pecel serta lainnya dengan mekanisme pendistribusian dilakukan sehari sebelum operasi pasar, pihak Dinas Perdagangan telah memberikan kupon kepada para pelaku usaha yang ingin membeli cabai murah.

“Jatah maksimal 5 kilogram, tapi tergantung kalau kebutuhannya mendesak sekali kita berikan maksimal 8 kilogram,” ujarnya.

Adapun stok ketersediaan cabai yang disiapkan hari ini mencapai 3 kwintal yang dipasok secara langsung dari Petani di sentra cabai wilayah Kecamatan Puncu dan Kecamatan Kepung. (rh/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.