Polda Jatim Ungkap 635 Kasus Narkotika Selama Januari 2020

Yovie Wicaksono - 3 February 2020
Ditreskoba Polda Jatim bersama Polres jajaran berhasil mengungkap 635 kasus peredaran narkotika dan obat terlarang selama bulan Januari 2020. Foto : (JNR)

SR, Surabaya – Direktorat Reserse Narkoba (Ditreskoba) Polda Jatim bersama Polres jajaran berhasil mengungkap 635 kasus peredaran narkotika dan obat terlarang (narkoba) selama bulan Januari 2020. Dari jumlah kasus itu, 779 pelaku diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka.

 “Awal tahun ini dalam minggu terakhir jajaran Polda Jawa Timur dari Direktorat Narkoba ini mengungkap ada sindikat dari Malaysia ini cukup besar. Di hadapan kita ini ada kurang lebih 50 kg yang mana kemasan ini kalau kita lihat di media-media ada pengungkapan di Polda lain barang buktinya hampir sama dengan bungkusan teh cina,” jelas Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan, Senin (3/1/2020).

 Ia menjelaskan, para tersangka yang diamankan ada yang berasal dari Malaysia, sebagian ditangani dari Polres Bangkalan, Polres Sampang. 

“Ini juga ada barang sebagian dan juga berkembang masuk ke wilayah Bangkalan dan wilayah Sampang,” ujarnya.

 Kebetulan dari rangkaian itu, jelas Kapolda, juga ada salah satu oknum, tokoh agama yang sudah diamankan. Tersangka bernama Mat dari Bangkalan ini juga terlibat menggunakan sabu-sabu.

 “Pengungkapan kasus narkoba ini menjadi prioritas utama di awal tahun. Karena ini juga Bapak Kapolri menyampaikan terkait narkoba kemarin disampaikan dari Komisi Tiga dan memang Jawa Timur di akhir tahun kita juga mengungkap banyak. Yang kita sampaikan beberapa kasus besar dari Polres jajaran,” ungkapnya.

 Dari data Polda Jatim, total jumlah barang bukti yang diamankan, yakni Sabu sebanyak 50,9 kg, ganja 14,9 kg, ekstasi 2.879 butir, golongan IV 1.593 butir, dan pil daftar G sebanyak 523.788 butir. 

Berdasarkan data tersebut, Polda Jatim dan proses jajaran mampu menyelamatkan 768.421 jiwa dari penyalahgunaan narkoba. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.