Penerapan Protokol Kesehatan di Purabaya

Yovie Wicaksono - 18 June 2020

SR, Sidoarjo – Pasca kembali beroperasi pada 9 Juni 2020 lalu, Terminal Purabaya semakin ketat menjalankan protokol kesehatan baik bagi armada dan kru bus, maupun calon penumpang.

Kepala Unit Terminal Purabaya, Imam Hidayat mengatakan, setiap armada bus yang memasuki Terminal Purabaya, kru bus harus menunjukkan surat sehat serta kelengkapan surat-surat armada yang masih berlaku.

“Untuk armada yang masuk Terminal Purabaya diharuskan atau wajib untuk kru bus melengkapi surat sehat, mengenakan masker, sarung tangan, dan face shield. Terutama untuk surat-surat armada sendiri harus hidup,” ujar Imam, Kamis (18/6/2020).

Selain itu, jaga jarak juga harus diterapkan di dalam armada dengan menggunakan tanda silang di kursi penumpang, serta harus menyediakan hand sanitizer sesuai dengan protokol kesehatan yang ada.

“Armada sendiri harus steril, sebelum berangkat dari perwakilan perusahaan itu harus menyemprotkan cairan disinfektan yang disediakan oleh perusahaan itu sendiri,” imbuh Imam.

Sementara untuk penumpang, saat memasuki terminal diharuskan cuci tangan terlebih dahulu, mengenakan masker, kemudian melalui pemeriksaan suhu tubuh menggunakan thermo scanner.

“Untuk penumpang harus dilengkapi dengan surat sehat atau surat hasil rapid test karena kita menjaga jangan sampai virus ini menjalar ke Jawa Timur terutama Terminal Purabaya,” katanya.

Imam menambahkan, penumpang dengan tujuan Bali harus dilengkapi dengan hasil rapid test, terutama surat jalan dari domisilinya. Sementara tujuan Jakarta harus dilengkapi hasil rapid test, serta Surat Izin Keluar Masuk (SIKM). (fos/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.