Marak Perundungan di Pondok Pesantren, Ini Langkah Mas Dhito

Yovie Wicaksono - 1 March 2024

SR, Kediri – Menyikapi maraknya kasus perundungan yang terjadi di lingkungan Pondok Pesantren, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana akan melakukan beberapa langkah diantaranya bekerjasama dengan Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) baik tingkat kabupaten maupun provinsi.

Bupati yang sudah menjabat tiga tahun ini mengatakan, langkah ini sebagai upaya pemerintah daerah mengantisipasi adanya penyimpangan terhadap berbagai gangguan norma dan nilai-nilai kehidupan bermasyarakat, terutama di lingkungan pondok pesantren.

Nantinya, kata Dhito, pihaknya dan RMI akan mensosialisasikan anti kekerasan hingga bullying terhadap santri di lingkup pondok pesantren

“Ini sebagai langkah dan upaya kami,” ujar pria yang akrab disapa Mas Dhito ini, Jumat (1/3/2024).

Seperti diketahui, santri berinisial B (14) asal Banyuwangi di salah satu pondok pesantren di Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri meninggal dunia.

Hasil penyelidikan polisi, dugaan mengerucut adanya kejadian kesalahpahaman antara para tersangka dengan korban B. Hingga kini, kepolisian masih terus mengembangkan dan menyelidiki peristiwa ini. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.