Mantan Kadinsos Kota Kediri Jadi Tersangka Kasus Korupsi BPNT

Yovie Wicaksono - 20 January 2022

SR, Kediri – Kejaksaan Negeri Kota Kediri akhirnya menetapkan status tersangka terhadap dua pelaku tindak pidana korupsi penyaluran bantuan sosial berupa Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) 2020-2021.

Kedua orang yang telah ditetapkan tersangka masing-masing, TKP (58), mantan Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kota Kediri dan SDR (28), Koordinator Daerah Pendamping Kota Kediri.

Dua tersangka ini diduga bersepakat meminta uang kepada pihak ketiga atau supplier bahan pokok untuk program BPNT di Kota Kediri dan kemudian tercapai kesepakatan untuk besaran fee. 

Adapun fee yang diterima oleh kedua tersangka dari masing-masing barang, yaitu untuk beras, kepala dinas mendapatkan Rp 200 per kilogram, pendamping Rp 100 per kilogram, telur kepala dinas Rp 1.000 per kilogram dan pendamping Rp 500 per kilogram. Lalu untuk kacang kepala dinas mendapatkan Rp 1.000 per kilogram dan pendamping Rp 500 per kilogram.

Permintaan fee berlangsung sejak periode Juni 2020 sampai dengan September 2021. Dengan total jumlah fee yang diterima sekira Rp 1,4 miliar.

Selanjutnya atas ditemukanya perbuatan melanggar hukum tersebut,  penyidik juga telah menemukan alat bukti dan menetapkan tersangka dalam perkara ini. 

Saksi yang telah diperiksa dimintai keterangan berjumlah 20 orang berasal dari Dinsos, supplier, e-warung, pendamping dan lainnya. Selain itu pihak Kejaksaan menyita berupa dokumen serta uang tunai.

“Penyidik merasa yakin bahwa telah mendapatkan alat bukti merugikan negara. Dan telah menetapkan tersangka dengan inisial TKP dengan jabatan Eks Kepala Dinsos Kota Kediri. Selanjutnya inisial SDR koordinator pendamping daerah DPM Kota Kediri,” kata Kepala Kejaksaan Negeri Kota Kediri Sofyan Selle, Rabu (19/1/2022). (rh/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.