Lewat Stiker WhatsApp, ITS Kampanyekan Pencegahan Covid-19

Yovie Wicaksono - 7 June 2020
ITS meluncurkan paket stiker di media sosial WhatsApp yang berisi pesan untuk mengampanyekan pencegahan penyebaran Covid-19. Foto : (Istimewa)

SR, Surabaya – Sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah untuk terus mengedukasi masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) meluncurkan paket stiker di media sosial WhatsApp yang berisi pesan untuk mengampanyekan pencegahan penyebaran Covid-19.

Koordinator Kampanye Penanggulangan Covid-19 ITS, Rabendra Yudistira Alamin mengatakan, dipilihnya sticker tersebut karena masyarakat saat ini kebanyakan melakukan aktivitas dari rumah dan lebih sering menggunakan media sosial sebagai alat komunikasi.

Dengan dibantu kelima mahasiswanya yakni Adhec Saputra, Nabila Disarifianti, Fadhlan Achmad Habib, Nadine Aulia Farah Diba, dan Dandy Anugrah Cahyada, pihaknya membuat stiker dengan menggunakan gambar aktivitas dan kata-kata yang sering digunakan oleh masyarakat.

“Bahasa yang digunakan adalah bahasa Jawa, sesuai yang banyak digunakan oleh masyarakat di Jawa Timur,” ujarnya.

Dosen Departemen Desain Komunikasi Visual (DKV) tersebut beralasan, menggunakan bahasa Jawa akan lebih memudahkan masyarakat untuk memahami makna dari stiker tersebut.

“Apalagi selama ini sudah banyak edukasi yang menggunakan Bahasa Indonesia yang baku,” ungkap dosen yang akrab disapa Bendra ini.

Masyarakat dapat mendapatkan stiker tersebut dengan cara mengunduh secara gratis pada situs http://sticker.ly/s/MU53G8. Selain itu, Bendra menjelaskan, sticker ini juga bisa disimpan oleh pengguna lain setelah menerima stiker tersebut.

Bendra mengatakan, ke depannya, pihaknya juga akan terus memberikan edukasi kepada masyarakat melalui media lain, seperti poster, slide, video, atau lainnya.

“Selama masih ada ide dan masukan yang diterima oleh Tim Kampanye, kami akan terus menghasilkan berbagai produk edukasi kepada masyarakat secara visual. Apalagi bila terdapat informasi yang baru dan penting atau berbagai celetukan yang penting disampaikan kepada masyarakat umum,” imbuhnya.

Melalui hal tersebut, Bendra berharap pihaknya mampu memberikan edukasi dengan berbagai media kepada masyarakat luas yang memiliki dampak positif, sehingga masyarakat juga akan tersadarkan apa yang harus mereka lakukan atau tidak dilakukan untuk menekan tingkat penyebaran Covid-19 di Indonesia. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.