KWI Sampaikan Dukacita untuk Sri Lanka

Yovie Wicaksono - 24 April 2019
Militer Sri Lanka berjaga di depan gereja St. Anthony's Shrine, Kochchikade, setelah ledakan di Colombo, Sri Lanka, Minggu (21/4/2019). Foto : (REUTERS/Dinuka Liyanawatte)

SR, Jakarta – Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) menyampaikan dukacita yang mendalam kepada para korban dan keluarga serta mendoakan bagi keselamatan jiwa yang meninggal dan bagi pemulihan mereka yang terluka dalam ledakan di Sri Lanka, Minggu (21/4/2019).

KWI juga mengecam keras serangan bom bunuh diri tersebut yang merendahkan martabat manusia dan menghancurkan nilai-nilai kemanusiaan. Serangan yang terjadi saat umat Kristiani sedang beribadah untuk merayakan Paskah dan sebagian sedang menikmati kenyamanan di hotel telah menewaskan dan melukai banyak orang.

“Kami mengajak dengan sungguh semua pihak untuk mencari jalan damai dalam menyelesaikan konflik apapun. Kekerasan tidak akan pernah menyelesaikan masalah tetapi justru menimbulkan penderitaan dan akan melahirkan kekerasan baru. Kekerasan apapun bentuknya menjadi musuh kita bersama,” ujar Sekretaris Jendral KWI Mgr.Antonius Subianto Bunjamin.

Antonius mengatakan, KWI mendukung penuh segala upaya yang dilakukan pemerintah Sri Lanka dalam menyelesaikan kasus bom bunuh diri tersebut dengan baik dan benar serta tegas dan adil sesuai dengan hukum yang berlaku di Sri Lanka dan sejalan dengan nilai-nilai kemanusiaan universal.

“Kami berharap agar peristiwa duka di Sri Lanka itu tidak merusak hubungan antar umat beragama, antar etnis dan golongan yang selama ini sudah terjalin baik di negeri kita tercinta, Indonesia. Sembari berbela rasa dan bersimpati terhadap saudara-saudari kita di Sri Lanka, mari kita semakin merekatkan persaudaraan, memperkuat kerukunan, dan meneguhkan kebersamaan dalam berbagai perbedaan,” tandasnya. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.