Ini 16 KA Lokal yang Masih Beroperasi di Wilayah Daop 8 Surabaya

Yovie Wicaksono - 6 May 2020
Ilustrasi Kereta Api. Foto : (Humas Daop 8)

SR, Surabaya – PT KAI Daop 8 Surabaya kembali membatalkan sejumlah perjalanan kereta api (KA) lokal yang masih tersisa, sehingga terhitung pada 6 Mei 2020, hanya terdapat 16 perjalanan KA Lokal yang masih beroperasi. 

“Dalam kondisi normal, terdapat 46 perjalanan KA Lokal yang beroperasi di wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya,” ujar Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Suprapto.

Adapun 16 perjalanan KA Lokal yang masih beroperasi di wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya diantaranya KA Dhoho (KA 431- 440) relasi Blitar – kertosono – Surabaya Kota, KA Dhoho (KA 445 – 438) relasi Surabaya Kota – Kertosono – Blitar, KA Tumapel ( KA 448) relasi Malang – Surabaya Kota, dan KA Penataran (KA 450) relasi Blitar – Malang – Surabaya Kota.

KA Penataran (KA 451) relasi Surabaya Kota – Malang – Blitar, KA Penataran (KP/449A) relasi Surabaya Kota – malang, KA Penataran (KP/452A) relasi Malang – Surabaya Kota, KA Penataran (KP/453A) relasi Surabaya Kota – Malang, KA Ekonomi Lokal Babat (KA 475) relasi Surabaya Pasar Turi – Sidoarjo, dan KA Ekonomi Lokal  Babat (KA 476 – 477) relasi Sidoarjo – Surabaya Pasar Turi – Babat.

KA Ekonomi Babat (KA 478 – 479) relasi Babat – Surabaya Pasar Turi – Sidoarjo, KA  Ekonomi Babat (KA 480) relasi Sidoarjo – Surabaya Pasar Turi, KA Lokal Kertosono (KA 481) relasi Surabaya Kota – Kertosono, KA Lokal Kertosono (KA 482) relasi Kertosono – Surabaya Kota, KA Lokal Kertosono (KA 483) relasi Surabaya Kota – Kertosono, dan KA Lokal Kertosono (KA 484) relasi Kertosono – Surabaya Kota.

“Masih beroperasinya ke-16 KA Lokal di wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya ini dalam rangka mengakomodir akan kebutuhan masyarakat yang karena berbagai kepentingan, terpaksa harus melakukan kegiatan aktivitas di luar rumah,” ujar Suprapto.

Sementara untuk perjalanan KA Jarak Menengah/ Jauh, di wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya saat ini seluruh perjalanannya dibatalkan. Total ada 41 perjalanan KA jarak Jauh/Menengah dari Daop 8 Surabaya ke berbagai kota di Pulau Jawa yang tidak beroperasi hingga 31 Mei 2020.

Hal tersebut sesuai dengan Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 18 tahun 2020 Tentang Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Dalam Penanganan Covid-19 Di Provinsi Jawa Timur, dan dilanjutkan dengan Keputusan Gubenur Jatim Nomor 188/202/KPTS/2020 tentang Pemberlakuan PSBB di wilayah Kota Surabaya, kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Gresik terhitung mulai tanggal 28 April 2020 sampai dengan 11 Mei 2020.

Suprapto mengatakan, bagi para penumpang KA Lokal agar wajib mengikuti protokol pencegahan penyebaran Covid 19 diantaranya dengan pembatasan daya kapasitas angkutan maksimal 50 persen dari kapasitas tempat duduk yang tersedia dan wajib menggunakan masker.

Selain itu juga melakukan pengukuran suhu tubuh sebelum memasuki moda transportasi, dimana apabila ditemukan penumpang yang suhu badannya 38 derajat atau lebih, maka akan dilarang untuk naik kereta api dan selanjutnya bea tiket akan dikembalikan 100 persen, serta menerapkan ketentuan mengenai jaga jarak secara fisik (Physical distancing) baik pada saat antrian masuk stasiun maupun ketika di dalam kereta api.

“Kami selalu mengimbau kepada masyarakat Jawa Timur agar selalu mematuhi aturan protokol terkait pencegahan penyebaran Virus Corona. Apalagi saat ini di wilayah Surabaya, Gresik dan Sidoarjo sudah diberlakukan penerapan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar),” katanya.

Kondisi jumlah penumpang KA di wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya sendiri saat ini turun drastis dibandingkan dengan kondisi normal. Dimana jumlah penumpang yang naik pada 1 Maret 2020 berjumlah 40.148 penumpang per hari. Sedangkan saat ini, dari periode tanggal 1 sampai dengan 5 Mei 2020, jumlah penumpang yang naik di wilayah PT KAI daop 8 Surabaya rata – rata berjumlah antara 1.500 sampai dengan 2.500 penumpang per harinya. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.