Diskon Tarif Pesawat, Penerbangan Jember–Jakarta Terisi Penuh

Rudy Hartono - 14 January 2026
Penerbangan rute Jember–Jakarta dengan maskapai FlyJaya di Bandara Notohadinegoro. (sumber: rri)

SR,  Jember – Penerbangan rute Jember–Jakarta kembali beroperasi di Bandara Notohadinegoro. Mulai 13 Januari 2026, tarif tiket pesawat rute tersebut lebih terjangkau dibandingkan sebelumnya.

Pada hari pertama operasional dengan harga baru tersebut, tingkat keterisian penumpang dari Bandara Notohadinegoro Jember menuju Halim Perdanakusuma, tercatat mencapai 100 persen.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jember, Gatot Triyono, menyebut pada penerbangan perdana dengan tarif baru ini, seluruh 70 kursi dari Jember terisi penuh oleh penumpang.

“Hari ini alhamdulillah penumpang dari Jember ada 70 penumpang atau 100 persen. Sedangkan dari Halim ada sekitar 18 penumpang,” kata Gatot, Selasa (13/1/2026).

Menurut Gatot, kondisi tersebut dinilai masih wajar, karena penerbangan baru kembali beroperasi dan membutuhkan waktu untuk membangun kebiasaan masyarakat.

“Kalau untuk jam dan jadwalnya tetap ya, tidak ada perubahan. Rute Jember–Jakarta PP yaitu, setiap Selasa dan Kamis,” tambahnya.

Pesawat berangkat dari Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta pukul 11.30 WIB, sementara dari Bandara Notohadinegoro Jember pada pukul 14.15 WIB.

Penurunan harga tiket dimungkinkan, setelah fasilitas pengisian bahan bakar pesawat (refueling) dapat dilakukan langsung di Bandara Notohadinegoro.

Sebelumnya, keterbatasan pengisian avtur membuat kapasitas pesawat dibatasi hanya 50 kursi. Kini, dengan refueling di bandara Jember, kapasitas dapat dimaksimalkan hingga 70 penumpang.

“Dengan refueling di Jember, kapasitas meningkat dan biaya operasional lebih efisien. Dampaknya, harga tiket bisa ditekan,” kata dia.

Untuk rute Jember–Jakarta, kata Gatot, tiket Fly Jaya kini dibanderol mulai Rp1,4 juta. Sementara rute Jakarta–Jember dijual mulai Rp1,5 juta.

Harga tersebut jauh lebih rendah dibandingkan sebelumnya yang sempat berada di kisaran Rp2,1 hingga Rp2,2 juta setelah masa promo berakhir.

Ia menambahkan, pengguna penerbangan FlyJaya tidak hanya berasal dari Jember. Tidak sedikit penumpang berasal dari Bondowoso dan Situbondo, baik dengan tujuan Jakarta maupun untuk melanjutkan perjalanan ke daerah lain. Kembalinya penerbangan ini diharapkan dapat memperkuat konektivitas udara Jember dengan ibu kota.

Hal itu sekaligus mendukung mobilitas masyarakat, kegiatan ekonomi, serta membuka peluang investasi dan pariwisata di wilayah tapal kuda.

Pemerintah Kabupaten Jember pun optimistis penerbangan ini dapat berkelanjutan, seiring dukungan masyarakat dan tarif yang kini lebih kompetitif. (*/rri/red)

 

Tags: , , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.