Cuaca Ekstrim, Pasokan Ikan Laut Tersendat dan Harga Naik Signifikan 

Yovie Wicaksono - 17 July 2019
Pedagang ikan laut di Pasar Setono Betek, Kota Kediri. Foto : (Super Radio/Rahman Halim)

SR, Kediri – Cuaca ekstrim yang sedang terjadi menyebabkan para nelayan tidak berani melaut, sehingga sejak dua minggu terakhir ini, pasokan ikan laut di sejumlah pasar tradisional di Kota Kediri, Jawa Timur, tersendat.

Salah satu pedagang ikan laut di Pasar Setono Betek, Kota Kediri, Anton (25) mengatakan, jatah pasokan ikan yang di dapat dari pengepul wilayah Tuban, Gresik, Lamongan dan Prigi Trenggalek sedikit dikurangi. Jika biasanya pasokan ikan dikirim dalam rentang waktu dua hari sekali, kini molor tiga sampai tujuh hari.

Jatah pasokan ikan yang didistribusikan  pun dikurangi, disamaratakan dengan pedagang ikan lainnya. Ditambahkan Anton, jika sebelumnya dirinya mendapat pasokan 5-6 kwintal per hari, sekarang hanya 2,5-3 kwintal.

“Pasokan tersendat, kadang dikirim 3 hari sekali atau seminggu sekali. Faktornya cuaca buruk, anginnya kencang,” ujarnya pada Rabu (16/7/2019).

Oleh karena minimnya pasokan  ikan laut, hal ini membawa dampak pada terjadinya perubahan harga yang cenderung mengalami kenaikan signifikan, yakni tembus Rp 15 ribu per kilogram.

Anton mengatakan, komoditas ikan laut yang mengalami kenaikan harga signifikan antara lain, ikan cumi yang sebelumnya Rp 65 ribu per kilogram, naik menjadi Rp 80 ribu per kilogram. Ikan tenggiri dari Rp 65 ribu per kilogram menjadi Rp 80 ribu per kilogram.

Kemudian ikan dorang Rp 60 ribu per kilogram menjadi Rp 70 ribu per kilogram, ikan kakap merah dari Rp 60 ribu per kilogram menjadi  Rp 70 ribu per kilogram, udang laut ukuran kecil yang sebelumnya Rp 60 ribu per kilogram menjadi Rp 70 ribu per kilogram, serta udang besar dari Rp 70 per kilogram naik menjadi Rp 90 ribu per kilogram.

Meski harga ikan laut sekarang ini naik, namun untuk daya beli masyarakat masih tetap stabil.  Kenaikan harga ikan laut, tidak diikuti oleh harga ikan tawar atau tambak yang hingga sampai saat ini masih relatif  stabil di pasaran. (rh/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.