Wiranto Tegaskan Pertahanan Indonesia Tidak Rapuh

Yovie Wicaksono - 2 April 2019
Menteri Koordinator Bidang Politik,  Hukum dan Keamanan Wiranto. Foto : (Super Radio/Niena Suartika)

SR,  Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Politik,  Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto menegaskan bahwa pertahanan di Indonesia tidak rapuh. Menurutnya,  pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo berusaha melindungi segenap bangsa dengan memperkuat angkatan perang dan sistem pemerintahan.

“Jadi kalau ada yang mengatakan,  Pak Wiranto pertahanan Indonesia rapuh, omong kosong,” kata Wiranto,  Selasa (2/4/2019).

Ia mengatakan, setiap pesawat asing yang datang bisa di-intercept, dicegah, diusir dan diminta turun. Selain itu,  kapal-kapal yang melakukan penangkapan ikan ilegal dari negara asing saat ini sudah banyak yang ditangkap dan diledakkan.

“Kita juga punya peluru kendali, punya pesawat terbang canggih, buat pesawat tempur dan kapal selam dengan Korea,” kata Wiranto.

“Tank, panser, kita buat sendiri, sudah maju, sudah bagus!,” sambungnya.

Sementara itu,  mantan Aster Kasad Mayjen TNI (Purn) Saurip Kadi mengatakan, pernyataan calon presiden Prabowo Subianto mempermalukan TNI. Menurutnya,  ternyata Prabowo adalah seorang jenderal bintang tiga yang tidak mengetahui bahwa di seluruh dunia, yang digunakan dalam menyusun rencana pertahanan adalah “Hakikat Ancaman” yang bakal dihadapi oleh semua negara.  Dikatakan,  “Hakikat Ancaman” itu sendiri adanya di Perkiraan Intelijen Strategis baik jangka pendek,  menengah dan panjang.

“Itulah maka di setiap Kedutaan Besar negara manapun dilengkapi dengan Atase Pertahanan dari ketiga angkatan. Sehingga dasar penyusunan Hakikat Ancaman benar-benar valid. Sama sekali bukan asumsi apalagi halusinasi. Merekalah Badan Pengumpul Keterangan yang resmi dibiayai negara,” kata Saurip Kadi yang juga teman seangkatan Prabowo Subianto di AKABRI. (ns/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.