Wiranto : Pujian SBY Lebih Tepat untuk Pemerintahan Jokowi-JK

Petrus - 13 February 2017
Menko Polhukam Wiranto meminta masyarakat menghormati masa tenang Pilkada dengan tidak menggelar aksi unjuk rasa (foto : Superradio/Niena Suartika)

SR, Jakarta – Pertemuan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Wiranto dengan para ulama beberapa waktu lalu, mendapatkan banyak apresiasi. Bahkan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)yang seringkali mengkritik pemerintahan Joko Widodo, ikut memujinya.

Menanggapi hal tersebut, Menko Polhukam Wiranto justru menganggap pujian SBY tersebut lebih tepat jika diberikan kepada pemerintahan Jokowi-JK. Hal ini karena apa yang dilakukannya merupakan tugas dan tanggungjawabnya sebagai seorang ‘pembantu’ Presiden.

“Pujian itu agak kurang tepat, karena seharusnya ditujukan pada pemerintahan Jokowi-JK. Karena apapun yang saya lakukan selalu dilaporkan pada Presiden dan dikoordinasikan ke Kapolri dan Kementerian/ Lembaga terkait” kata Wiranto, Minggu (12/2/2017).

Wiranto mengatakan, dalam pertemuan dengan para ulama tersebut, peran yang disandangnya adalah Menteri yang mengkoordinasikan bidang politik, hukum, dan keamanan, yang mengemban misi pemerintah dan bukan merupakan kepentingan atau misi pribadi.

Wiranto berpendapat, bahwa  respon yang positif dari SBY terhadap kebijakan pemerintah untuk sama-sama menjaga situasi yang betul-betul aman, tertib dan damai, merupakan respon normatif dan yang seharusnya, sebagai mantan kepala Negara dan Pemerintahan.

Wiranto juga mengapresiasi pelaksanaan acara doa dan tausiyah pada 11 Februari kemarin yang dihadiri oleh puluhan ribu jamaah namun berjalan aman dan damai.

“Saya membaca ada sebuah pernikahan yang dilangsungkan di Katedral sampai dikawal dan dipayungi oleh peserta acara. Ini menunjukkan komitmen para ulama kepada saya yang disampaikan sehari sebelumnya, untuk menjaga acara berjalan aman, tertib dan damai benar-benar dilaksanakan secara konsisten” kata Wiranto.(ns/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.