Wiranto Apresiasi Apel Siaga Pengawas Pemilu se-Sumatera Selatan

Yovie Wicaksono - 21 January 2019
Apel Persiapan Pemilu di Dinning Hall, Jakabaring Sport City Palembang, Senin (21/1/2019). Foto : (Super Radio/Niena Suartika)

SR, Palembang – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto mengapresiasi kegiatan apel siap siaga yang dilakukan oleh 4 ribu lebih personil Bawaslu Sumatera Selatan, untuk siap siaga melaksanakan pengamanan pemilu yang akan datang.

“Saya hadir karena saya merasa ini merupakan kegiatan yang sangat bagus, sangat luar biasa. Karena menghadirkan sekitar 4 ribu lebih personil pengawas pemilu di Sumatera Selatan yang dapat dikumpulkan dan kemudian disiagakan dan sudah menyatakan siaga, siap untuk melaksanakan pengamanan pemilu yang akan datang. Tentu ini merupakan satu hal yang perlu kita apresiasi bahwa betapa pentingnya pengawasan pemilu itu karena pemilu sendiri merupakan satu hal yang sangat strategis, sangat penting untuk memelihara kesinambungan negara Indonesia,” ujar Wiranto saat menjadi Pembina Apel Persiapan Pemilu di Dinning Hall, Jakabaring Sport City Palembang, Senin (21/1/2019).

Wiranto menjelaskan, pemilu adalah salah satu cara untuk memilih pemimpin eksekutif maupun legislatif untuk masa lima tahun ke depan yang berkualitas, berkompetensi, dan dapat melanjutkan pembangunan ke depan yang lebih baik.

“Inikan butuh pemilu yang damai, pemilu yang aman, pemilu yang sukses, jujur, adil, terbuka. Semuanya itu dibutuhkan atau bisa terlaksana kalau pengawasannya bagus, sehingga jangan lupa bahwa pengawasan ini penting sekali, jadi sangat menentukan keberhasilan pemilu yang berkualitas dan bermartabat,” katanya.

“Maka tadi telah disaksikan bersama bahwa dengan prosesi siaga yang sedimikian banyak diikuti oleh banyak peserta pengawas pemilu se-Sumatera Selatan, sampai-sampai dinobatkan menjadi satu rekor MuRI, artinya belum pernah ada apel semacam ini yang diikuti begitu banyak manusia dengan semangat yang luar biasa,” tambah Wiranto.

Oleh karena itu, Wiranto berharap semangat semacam ini akan menjalar ke daerah lain. Sehingga bisa pastikan bahwa pemilu yang akan datang betul-betul dapat dilaksanakan dengan aman, sukses, berkualitas, dan bermartabat.

“Resiko itukan ada tapi akan dapat diminimalisir, dikecilkan, bisa dihindari kalau ada kesadaran. Kesadaran masyarakat sendiri, kesadaran partai politik, kesadaran para calon sendiri yang salah satunya adalah bagaimana Bawaslu dapat mengawasi ini dari dini dan saya harapkan memang tidak ada konflik, karena pesta demokrasi kok konflik. Ini bukan konflik demokrasi tapi pesta demokrasi, rakyat diberi kesempatan lima tahun sekali untuk memilih pemimpin legislative dan eksekutif. Artinya inikan harus disambut dengan gembira, dengan bahagia, dengan senang, mendapat kesempatan untuk memilih pemimpin. Ingat,jangan sampai ada nuansa atau semangat ini kita berkonflik,” kata Wiranto.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Sumatera Selatan Iin Irwanto mengatakan, apel siaga tersebut diikuti oleh 4.550 pengawas Pemilu di Sumatera Selatan, mulai dari Bawaslu Provinsi, Bawaslu Kabupaten/Kota, seluruh panwascam, hingga Pengawas Kelurahan dan desa.

“Apel ini digelar dengan tujuan untuk memastikan kesiapan pengawas pemilu menghadapi Pemilu 2019 yang tinggal 86 hari, 16 jam, 6 menit 51 detik lagi,” katanya. (ns/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.