Warga Lereng Gunung Wilis, Masih Kekurangan Air Bersih

Yovie Wicaksono - 4 December 2018
Guna Memenuhi Kebutuhan Air Bersih, BPBD Kabupaten Kediri Terus Intensif Droping Pasokan Air Bersih. Foto : (Super Radio/Rahman Halim)

SR, Kediri – Meski  sudah memasuki musim penghujan, masyarakat yang tinggal di Wilayah Kecamatan Semen Kabupaten Kediri, masih saja kekurangan kebutuhan air bersih.

Kekurangan kebutuhan air bersih ini disebabkan sejumlah sumur milik warga khususnya yang tinggal di dua desa yakni Desa Bobang dan Desa Semen masih defisit air. “Kita  ketahui baru turun hujan di wilayah Kabupaten Kediri, tetap belum menjamin memulihkan sumur warga itu sendiri,” ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri, Randy Agatha, Selasa (4/12/2018).

Guna memenuhi kebutuhan air bersih, BPBD setempat masih terus intensif droping pasokan air bersih. “Sehari kita droping 7 sampai 8 truk tangki. Kita tidak membatasi terkait kuantitas maupun masanya. Waktu berapa lama, tetap kita cukupi sesuai kebutuhan dan hasil observasi, “jelas Randy.

Ia juga menghimbau kepada masyarakat, apabila membutuhkan sesuatu hal terkait tentang kebencanaan, agar segera berkordinasi dengan perangkat desa setempat.

Saat ini terdapat 1000 kepala keluarga yang terdampak kekurangan air bersih di desa Bobang. “Untuk di Bobang itu ada seribuan Kepala Keluarga. Untuk yang kita laksanakan droping kurang lebih 700 sampai 1000,” kata Randy.

Perlu diketahui, kemarin, BPBD Kabupaten Kediri telah droping air bersih di sejumlah titik di wilayah Kecamatan Semen. Diantaranya di dusun Wonorejo Desa Sidomulyo sebanyak 2 tangki dan di Dusun Tawang Sari Desa Bobang 3 tangki. (rh/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.