Umat Katolik Masuki Masa Prapaskah

Yovie Wicaksono - 6 March 2019
Penerimaan Abu di Gereja Katolik Ratu Pecinta Damai Surabaya, Rabu (6/3/2019), Sebagai Tanda Dimulainya Masa Prapaskah Bagi Umat Katolik. Foto : (Super Radio/Fena Olyvira)

SR, Surabaya – Ratusan umat Katolik memadati Gereja Katolik Ratu Pencinta Damai di Jalan Pogot Baru, Surabaya, Rabu (6/3/2019). Mereka mengikuti misa Rabu Abu sebagai tanda memasuki masa pra Paskah atau masa pertobatan.

“Hari ini adalah Hari Rabu Abu, yaitu kita sebagai umat Katolik memasuki masa pra Paskah, masa pertobatan, dan tanda abu ini lambang dari kelemahan manusia, dan tanda manusia mau bertobat,” ujar Romo Novan CM seusai ibadah.

Dalam homili atau kotbah, Romo Novan menyampaikan dan mengingatkan umat Katolik untuk berdamai dengan Tuhan, dan memiliki kemauan serta melakukan pertobatan dengan berpuasa selama 40 hari.

“Pertama kita harus punya kemauan untuk bertobat dengan cara memperbaiki hati kita, bukan hanya fisik saja, tapi juga dari dalam diri kita, yakni hati. Lalu kita mau berdamai dengan Tuhan, dan langkah kongkritnya untuk bertobat adalah kita meningkatkan derma kita, melihat sesama kita yang kekurangan, membantu mereka, dan juga berpuasa selama 40 hari,” kata Romo Novan.

Romo Novan menambahkan, di tahun politik ini umat Katolik diingatkan untuk tetap menjaga kerukunan yang sudah terjalin dan lebih mementingkan kepentingan bangsa, bukan hanya satu golongan saja.

“Tahun politik semua punya pilihan sendiri-sendiri, punya hak untuk memilih, namun kita menyadari bahwa sebagai umat gereja dan warga negara juga jangan sampai pilihan kita masing-masing itu dapat merusak kerukunan yang sudah terjalin. Perlu disadari bahwa kita memilih untuk kebaikan bangsa kita, bukan untuk kebaikan satu golongan saja,” terang Romo Novan.

Sekedar informasi, dalam tradisi Katolik, masa pra Paskah diawali dengan Rabu Abu. Selanjutnya, jelang Paskah, umat Katolik nantinya akan memasuki pekan suci yang diawali dengan Minggu Palma atau peringatan peristiwa Yesus diarak di kota Yerusalem.

Setelah Minggu Palma, akan dilanjutkan dengan Kamis Putih, sebagai peringatan perjamuan terakhir Yesus, Jumat Agung dimana Yesus disalib,  serta puncaknya pada Minggu Paskah atau kebangkitan Yesus.

Puasa selama 40 hari bagi umat Katolik ini adalah sarana pengendalian diri dari hawa nafsu untuk mempersiapkan diri merayakan hari kebangkitan Yesus (Paskah). (fos/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.