Tol Bocimi Dibuka Gratis Saat Mudik Lebaran 2018

Petrus - 8 June 2018
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat meninjau salah satu proyek tol (foto : Istimewa)

SR, Ciawi – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, Tol Bocimi Seksi I Ciawi-Cigombong sepanjang 15,3 Km telah dibuka secara fungsional tanpa tarif. Pemberian penggunaan tol secara gratis ini akan berlaku pada Jumat (8/6/2018) ini hingga H+7 Hari Raya Idul Fitri 1439 H.

“Difungsikan hari ini usai Shalat Jumat. Kondisi jalannya sudah mantap dan tengah penyelesaian pemasangan kelengkapan berupa rambu dan marka jalan. Saat ini progres Seksi I telah mencapai 89 persen,” kata Menteri PUPR Basuki, Jumat (8/6/2018).

Untuk mengoptimalkan arus lalu lintas, kendaraan yang diperbolehkan melintas hanya kendaraan pribadi dengan kecepatan maksimal 40 km per jam. Selain itu, juga dilakukan pengaturan untuk tanggal 8-14 Juni 2018, tol fungsional diperuntukan bagi kendaraan dari arah Jakarta menuju Sukabumi. Sedangkan pada hari Idul Fitri, Jumat-Minggu (15-24 Juni 2018) hanya bisa dilewati kendaraan dari arah sebaliknya.

Dengan fungsionalnya ruas tol tersebut akan signifikan mengurangi waktu tempuh Ciawi-Cigombong dari sekitar 1-2 jam menjadi sekitar 20 menit. Selama fungsional, telah disiapkan tiga pintu tol, yakni di pintu Tol Ciawi, kilometer 6+300 Cimande/Caringin, dan kilometer 15+300 Cijeruk/Cigombong. Antisipasi kemacetan dilakukan dimana Pintu Tol Caringin akan dibuka, jika kepadatan panjang terjadi di pintu tol Cigombong.

Untuk memberikan kenyamanan, Basuki mengatakan pihak pengelola menyediakan tempat perhentian (rest area) sementara bagi pemudik yakni di kilometer 10+700 yang dilengkapi parkir kendaraan, toilet, dan mushola.

Pembangunan Tol Bocimi dibagi menjadi empat seksi, antara lain Seksi I Ciawi-Cigombong 15,3 km, Seksi II Cigombong-Cibadak 11,9 km, Seksi III Cibadak-Sukabumi Barat 13,7 km, serta Seksi IV Sukabumi Barat-Sukabumi Timur 13 km.  Pembangunannya menggunakan dana investasi badan usaha jalan tol (BUJT)  PT Trans Jabar Toll, dengan saham mayoritas dimiliki oleh PT Waskita Toll Road dengan nilai investasi sebesar Rp. 15,95 triliun.

Kehadiran Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) sepanjang 54 km dapat menjadi jalan alternatif menuju Jawa Barat bagian Selatan, terutama bagi angkutan logistik yang selama ini harus berhadapan dengan kemacetan pada ruas jalan Ciawi-Cigombong-Cicurug-Cibadak.

Tol Bocimi akan memangkas jarak dan waktu tempuh Bogor-Sukabumi yang berjarak sekitar 67 km bila melalui jalan arteri, dari semula sekitar 5 jam menjadi sekitar 1-2 jam saja. Semakin lancarnya konektivitas diharapkan mendukung pertumbuhan ekonomi dan pengembangan wilayah Sukabumi, serta mendukung kawasan wisata di selatan Jawa seperti Pelabuhan Ratu.

Basuki juga mengatakan, akan mulai membuka seluruh Tol Fungsional di Trans Jawa hari ini untuk mudik Lebaran 2018.

“Seluruh Tol yang fungsional akan dibuka hari ini jam 6 pagi,” katanya.

Menurutnya, jalan Tol fungsional tahun ini kondisinya akan lebih baik dari tahun lalu, karena sudah dalam kondisi sebagian rigid pavement, aspal, dan lean concrete.

“Terakhir  kemarin sudah saya cek dengan Pak Menhub, semuanya sudah ada rest area di tipe A dan tibe B, serta rest area sementara. Sudah dilengkapi air, stok BBM, toilet, mushola,” katanya.(ns/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.