Tim Satgas LPG Kabupaten Kediri Lakukan Sidak Ketersediaan LPG Subsidi

Yovie Wicaksono - 24 August 2018
SR, Surabaya – Pemerintah Kabupaten Kediri merespon cepat informasi adanya kelangkaa pasokan elpiji yang terjadi bebedapa hari terakhir. Pemkab Kediri menginstruksikan tim Satgas LPG untuk melakukan sidak dan pemantauan secara langsung, sebagai langkah antisipasi adanya kelangkaan gas elpiji.
Sidak difokuskan di tiga titik, diantaranya Kecamatan Pare, Kecamatan Kandangan, dan Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri.
“Hal ini bertujuan supaya tim bisa mengetahui secara langsung ketersediaan barang yang ada di lokasi. Kami melakukan pendataan dan monitoring harga,” terang Sampurno, Kepala Bagian Perekonomian, Kabupaten Kediri. Jum,at (24/8).
Sidak diarahkan kepada sejumlah tempat seperti Agen dan Pangkalan LPG. Dari hasil pendataan dan komunikasi secara langsung dengan pemilik usaha Agen dan Pangkalan, diperoleh keterangan jika memang ada peningkatan permintaan konsumen elpiji, akhir-akhir ini.
“Mungkin dikarenakan adanya hari libur yang berdekatan, yaitu hari libur nasional 17 Agustus, hari Minggu tanggal 19 dan Hari Raya Idul Adha 22 Agustus,” ujarnya.
Tim Satgas LPG juga sempat menemukan ada salah satu pangkalan yang disinyalir  melakukan penahanan pendistribusian LGP. Semula ketika sidak, tim membaca tulisan di papan yang menyatakan bahwa LPG bersubsidi ukuran 3 kilogram habis. Tim kemudian mengecek langsung ke dalam toko, dan ditemui ternyata elpiji masih banyak tersedia.
“Setelah meninjau di lapangan, dapat disimpulkan adanya indikasi penahanan barang di pangkalan, serta aksi borong dari pihak oknum pengecer. Oknum pengecer memanfaatkan momen banyaknya permintaan dari konsumen, yaitu dengan membeli elpiji tabung 3 kilogram dengan jumlah yang banyak, kemudian dijual dengan harga yang lebih mahal dari harga eceran pada umumnya,” lanjutnya.
Akibat adanya penahanan pendistribusian LPG itu, berdampak pada terjadinya kenaikan harga yang semula Rp. 17.000-Rp. 18.000, naik menjadi Rp. 20.000-Rp. 23.000.
“Dari keseluruhan data dan Informasi yang telah didapat, kurangnya ketersediaan elpiji tabung 3 kilogram, disebabkan oleh permintaan konsumen yang melebihi konsumsi. Walaupun PT Pertamina telah menambah jumlah penyaluran elpiji 3 kilogram,” ujarnya.
Perwakilan dari PT. Pertamina menyampaikan, pihaknya telah melakukan penambahan stok untuk pendistribusian LPG di wilayah Kabupaten Kediri, mulai 14-16 Agustus 2018 sebanyak 27.440 tabung. Hingga tanggal 24-25 Agustus sebanyak 59.360 tabung.(rh/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.