Tiga Jamaah Haji Asal Kediri Meninggal di Mekkah

Petrus - 6 September 2017
Petugas menunjukkan foto jamaah haji asal Kediri yang meninggal di Mekkah (foto : Superradio/Rahman Halim)

SR, Kediri – 3 orang jamaah haji asal Kabupaten Kediri dinyatakan meninggal dunia di Tanah Suci Mekkah. Dari tiga orang yang meninggal diketahui satu diantaranya mempunyai riwayat sakit jantung.

Identitas tiga jamaah haji yang meninggal itu diantaranya Nurma Dewi Riani (53) warga Jalan Pesantren Pelas, Kecamatan Kras Kabupaten Kediri yang tergabung dalam Kloter 4. Srikanah Shidiq Siram (74) asal Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri ikut dalam rombongan Kloter 2. Serta, Sukarno Dirjo Umar (66) warga Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri yang tergabung dalam Kloter 4.

Menurut Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kementrian Agama Kabupaten Kediri, Muhammad Hamzah, jamaah haji yang meninggal pertama kali diketahui terjadi di Arafah. Disusul kemudian keesokan harinya satu jamaah haji meninggal ditempat pemondokan, di salah satu kamar saat tertidur bersama jamaah lainnya. Serta satu jamaah satu lagi meninggal saat setelah menunaikan ibadah haji tawaf.

“Yang pertama, ketika dibangunkan yang bersangkutan ternyata sudah meninggal dunia. Sedangkan yang meninggal hari ini, meninggal setelah menyelesaikan ibadah tawaf,” ujar Hamzah, Rabu (6/9/2017).

Muhammad Hamzah menilai, ketiga jamaah haji yang meninggal dunia, beberapa diantaranya tergolong usia lanjut. Pasca tersiarnya kabar duka, pihak Kantor Kementrian Agama Kabupaten Kediri langsung melakukan takziah ke rumah duka.

Sesuai jadwal yang telah direncanakan, para jamaah haji asal Kabupaten Kediri akan dipulangkan pada hari ini.

“Untuk yang akan pulang nanti malam kloter 1, sampai disini besok. Diperkirakan disini jam 15.30 WIB,” ujarnya.

Setibanya di Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, para jamaah haji akan menjalani pemeriksaan di Asrama Haji Sukolilo, dan menerikma bekal Air Zam Zam. Setelah di Asrama Haji, para jamaah haji akan menempuh perjalanan selama tiga jam menuju Kediri. Bagi jamaah haji asal Kabupaten Kediri yang meninggal dunia, nantinya akan menerima asuransi.

“Setelah selesai semuanya ibadah haji, nanti kita usulkan ke Kemenag Pusat. Paling lama diperkirakan satu bulan sudah selesai,” tandasnya.(fl/sr)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.