Tiga Benda Cagar Budaya Pra Majapahit Ditemukan di Kediri

Petrus - 28 March 2018
Penemuan tiga benda cagar budaya di Kediri (foto : Superradio/Rahman Halim)

SR, Kediri – Tiga benda cagar budaya yang diperkirakan dari masa sebelum Kerajaan Majapahit ditemukan di Desa Semanding, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri. Penemuan ini berawal dari aktivitas sejumlah warga yang mengambil tanah untuk keperluan pengurukan.

Tiga benda cagar budaya yang ditemukan itu berupa balok batu oktagon, batu persegi berukir, dan struktur cagar budaya. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri kemudian melaporkan temuan ini kepada Balai Pelestarian Cagar Budaya, di Trowulan, Mojokerto.

“Ditemukan tiga benda cagar budaya itu, ada dua balok batu octagon, sama balok batu persegi berukir, serta struktur cagar budaya,” kata Eko Priyatno, petugas dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri.

Meski mengetahui bentuk dan nama benda cagar budaya itu, namun Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri belum berani memastikan kapan waktu pembuatan benda peninggalan purbakala itu.

“Dalam hal ini kita masih menunggu kordinasi dengan Balai Pelestarian Cagar Budaya Trowulan. Pada masa kerajaan apa, masih dilakukan kajian mendalam,” urai Eko Priyatno, Selasa (27/3/2018).

Meski demikian, Eko tidak menampik kemungkinan temuan tiga benda cagar budaya itu ada kaitannya dengan situs Desa Adan-adan, Kecamatan Gurah.

“Kalau kita lihat konteksnya, kemungkinan ada kaitannya dengan situs Adan-adan meski pun berbeda wilayah. Kalau yang baru ditemukan, di sebelah barat dari situs Adan-adan terpaut jarak 200 meter,” ujarnya.

Sebagai langkah pengamanan, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan melakukan evakuasi terhadap tiga benda cagar budaya itu ke lokasi situs Adan-adan. Masyarakat juga dihimbau untuk bersama-sama merawat benda cagar budaya, terutama pada saat penemuan di lahan milik warga.

“Ada sedikit kerusakan, karena tanah itu memang untuk pertanian,” imbuhnya.

Eko memperkirakan, temuan benda cagar budaya di sejumlah lokasi seperti, Situs Adan-adan dan Situs Tondo Wongso yang diduga ada keterkaitan satu sama lain, benda cagar budaya yang baru ditemukan kemungkinan berasal dari masa sebelum Kerajaan Majapahit.

“Sebelum Kerajaan Majapahit, kemungkinan pada era kerajaan Kediri atau lebih tua dari itu,” kata Eko.

Sebelumnya, tak jauh dari lokasi penemuan tiga benda cagar budaya itu, warga telah menemukan benda berbentuk arca yang terpendam di dalam tanah pekarangan milik warga. Arca yang diyakini berbentuk Dwarapala itu, kemudian diteliti oleh Tim Pusat Penelitian Arkeolog Nasional sampai saat ini. Tim peneliti memperkirakan bila situs Adan-adan yang ditemukan beberapa waktu lalu, dipercaya sebagai tempat suci untuk pemujaan.(rh/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.