Terserang Bakteri Kencing Tikus, BMI Banyuwangi Meninggal

Yovie Wicaksono - 20 March 2017
Peti Jenazah Suwarto, BMI asal Banyuwangi Saat Tiba di Rumah Duka. (Foto : Superradio/Krishna Adi)

SR, Banyuwangi – Suwarto (42), buruh migran Indonesia asal Desa Glagahagung, Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi meninggal dunia akibat terkena bakteri kcncing tikus. Sebelum meninggal, Suwarto sempat menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Malaysia.

Jenazah Suwarto dipulangkan ke tanah air, Minggu (19/3/2017) dan tiba di Bandara Juanda di Sidoarjo pada 18.00 WIB. Selanjutnya, jenazah dibawa ke kampung halaman dengan menggunakan ambulans milik LP3TKI Surabaya dan tiba di rumah duka 04.00 WIB dini hari tadi.

Rubiyem (66), ibu kandung Suwarto mengatakan, putranya tidak pernah pulang selama 7 tahun dari Malaysia, hingga dikabarkan meninggal dunia pada Rabu (15/3/2017) lalu.

“Saya kangen banget sama anak saya, karena lama tidak bertemu. Saya tunggu kedatangannya, setelah selama 7 tahun pergi ke Malaysia, tapi datang-datang sudah dalam peti jenazah,”  ujar Rubiyem yang duduk di samping peti jenazah Suwarto, Senin (20/3/2017).

Camat Purwoharjo Ahmad Liani kepada Superradio mengatakan semenjak bertugas 6 bulan lalu, baru kali ini ada kejadian BMI meninggal di wilayahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Banyuwangi Syaiful Alam Sudrajad mengatakan, melihat kondisi Rubiyem dan rumahnya yang sederhana, pihaknya akan memberikan bantuan.

“Kami masih rapatkan dengan Wakil Bupati Banyuwangi. Untuk anaknya akan kami berikan beasiswa. Kami juga akan mendampingi keluarga untuk pengurusan hak almarhum yang berangkat melalui jalur mandiri,” terangnya.  (ka/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.