Tepat Hari Pahlawan, Wali Kota Surabaya Resmikan Museum WR Soepratman

Yovie Wicaksono - 11 November 2018
Wali Kota Surabaya menandatangani prasasti peresmian Museum WR Soepratman di Jalan Mangga Surabaya, tepat pada peringatan Hari Pahlawan (foto : Superradio/Srilambang)

SR, Surabaya – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini meresmikan Museum WR Soepratman di Jalan Mangga 21, Surabaya, tepat pada peringatan Hari Pahlawan 10 November 2018. Peresmian museum ini sebagai bentuk apresiasi kepada para pahlawan khususnya WR Soepratman. Melalui Museum WR Soepratman, Risma ingin memberikan contoh nyata kepada generasi saat ini, tentang semangat luar biasa para pahlawan yang lahir dan pernah tinggal di Surabaya.

“Ini salah satu mimpi saya, disisa jabatan saya yang hanya dua tahun lagi, saya ingin mempersembahkan untuk anak-anak, bahwa mereka punya contoh sosok pahlawan yang semangatnya luar biasa, untuk mereka contoh semangatnya,” ucap Tri Rismaharini dalam sambutannya.

Risma mengatakan, tujuan pembangunan museum ini adalah agar generasi muda mengerti tentang perjuangan para pahlawan pada masa lalu, terlebih perjuangan WR Soepratman. Sebagai seorang komposer atau pencipta lagu, WR Soepratman telah membangkitkan semangat para pejuang pada saat itu, melalui lagu Indonesia Raya yang ia ciptakan.

Risma juga berpesan kepada para pelajar yang hadir, untuk memaknai lagu Indonesia Raya ciptaan WR Soepratman, yang berbunyi “Bangunlah jiwanya, Bangunlah raganya, untuk Indonesia Raya’.

“Kalau ingin sukses, harus bangun dua-duanya, jiwa dan raganya. Bukan hanya bangun badannya, bukan hanya kekuatan saja, bukan hanya punya uang saja, tapi kita juga harus punya hati yang luhur agar bisa membantu orang lain, dan itulah yang akan kekal sampai kapanpun,” pesan Risma.

Menurut Risma, peresmian Museum WR Soepratman ini membutuhkan waktu hingga empat tahun lamanya, terutama untuk mencari literasi dan data. Bahkan pihak Pemkot Surabaya harus sampai ke Purworejo, ke Museum Nasional Jakarta, maupun arsip nasional. Setelah peresmian ini, Risma mengaku akan terus menambah koleksi museum WR Soepratman.

“Saat ini sudah ada koleksi yang diberikan dari pihak keluarga, dan mungkin akan dilengkapi dengan lagu ciptaan WR Soepratman sendiri yang sebenarnya hampir 90 persen isinya tentang cinta tanah air dan perjuangan,” tambah Risma.

Perwakilan dari keluarga WR Soepratman, Roy HP juga berterima kasih atas apresiasi yang diberikan oleh Pemkot Surabaya, dan berharap museum ini dapat bermanfaat untuk generasi muda.

“Pihak keluarga turut senang dan berterima kasih, setidaknya tempat sederhana ini bisa berguna bagi generasi muda.” Kata Roy.

Sebelum menjadi Museum WR Soepratman, tempat ini dulunya merupakan rumah tinggal terakhir WR Soepratman sebelum meninggal dunia pada 17 Agustus 1938.(fos/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.