Telkom Banyuwangi Apresiasikan E-Book untuk Rumah Inspirasi

Petrus - 13 October 2017
Kepala Kantor Daerah Telkom Banyuwangi, Oka Indriyatno menjelaskan mengenai pustaka digital kepada masyarakat di Perum Puri Brawijaya saat memberikan e-book kepada Rumah Inspirasi (foto : Superradio/Fransiscus Wawan)

SR, Banyuwangi – Buku elektornik atau e-book merupakan sarana membaca yang tidak memakan tempat dan relatif murah untuk sebuah gudang buku. PT. Telkom Indonesia mengapresiasikan e-book melalui perpustakaan digital kepada sejumlah kelompok masyarakat.

Seperti Rumah Inspirasi yang berada di Perum Puri Brawijaya, Kelurahan Bakungan, Kabupaten Banyuwangi. Namanya juga Rumah Inspirasi, jadi tidak salah jika didalamnya mampu melahirkan segudang ide yang pada akhirnya mampu memukau salah satu Badan Umum Milik Negara (BUMN) di Indonesia yakni PT. Telkom Indonesia.

Kepala Kantor Daerah Telkom Banyuwangi, Oka Indriyatno, Jumat (13/10/2017) mengatakan, pihaknya sangat bangga sebagai salah satu BUMN di Indonesia yang dapat berbagi dengan memberikan bantuan Pustaka Digital.

Oka berharap, sebagai sebuah perusahaan yang bergerak dibidang telekomunikasi jaringan infrastruktur berupa internet, dapat dimanfaatkan untuk mempromosikan kegiatan-kegiatan, produk ekonomi kreatif dan kegiatan positif lainnya, sebagai bekal dan referensi generasi penerus negeri ini.

“Dari kami hanya bisa mendukung infrastruktur internet dan memberi Pustaka Digital atau buku elektronik untuk mendukung kegiatan-kegiatan positif, yang dikembangkan di Rumah Inspirasi ini,” paparnya.

Sementara itu, pengelola Rumah Inspirasi, Eris Utomo menyampaikan, selain menjadi wadah mengasah inspirasi bagi kalangan anak-anak sejak usia balita, siswa SD hingga Perguruan Tinggi, ibu-ibu rumah tangga, dan warga masyarakat, Rumah Inspirasi juga menjadi pusat kegiatan bermain, belajar, berkumpul dan kegiatan positif lainnya.

“Dari rumah ini, ada beberapa karya yang telah ditelurkan. Diantaranya, kegiatan ekonomi kreatif seperti memanfaatkan handuk bekas menjadi vas bunga, mengelola lahan tak terpakai untuk ditanami tanaman obat cabe puyang, yang hasilnya untuk kegiatan tahunan rutin seperti agustusan, dengan begitu pola meminta sumbangan door to door menjadi terkikis,” kata Eris Utomo.

Di Rumah Inspirasi, juga terdapat berbagai macam jenis buku mulai dari komik, buku cerita, buku pelajaran yang digalang secara swadaya, puluhan relawan dari berbagai kalangan yang datang untuk menemani dan mendampingi belajar anak-anak. Selain itu, sekitar seratus lebih anak-anak pelajar juga dikenalkan dengan pelestarian belut dan udang di sungai yang tidak jauh dari lokasi Rumah Inspirasi.

“Alhamdulillah, keberadaan Rumah Inspirasi ini mendapat dukungan dari masyarakat, bahkan PT. Telkom juga memberikan dukungan dalam bentuk bantuan buku elektronik atau Pustaka Digital, dan fasilitas wi-fi,” ucap Eris.(wan/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.