Tekan Kenaikan Harga, Jawa Timur Dorong Peningkatan Agro Industri

Petrus - 3 July 2018
Gubernur Jawa Timur Soekarwo (foto : Superradio/Srilambang)

SR, Surabaya – Pemeritah Provinsi Jawa Timur akan terus meningkatkan produk industri Agro, untuk menunjang penguatan ekonomi di Jawa Timur.

Sektor agro industri di Jawa Timur diyakini dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan dalam negeri. Optimalisasi potensi ini dipastikan membantu biaya angkut yang oleh pengusaha dibebankan kepada konsumen atau masyarakat, sehingga tingginya harga-harga sejumlah komoditas yang salah satunya dipengaruhi oleh fluktuasi harga bahan bakar minyak (BBM) dapat ditekan.

“Misalnya, Bangka Belitung mempunyai timah dan pala yang dibutuhkan Jawa Timur, sedangkan kami memiliki beras yang dibutuhkan Bangka Belitung. Subtitusi bahan baku seperti itu, harus dilakukan untuk menekan harga,” terang Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, Selasa (3/7/2018).

Kerja sama dan substitusi bahan baku yang dibutuhkan antar daerah seperti itu, kata Soekarwo, merupakan hal yang wajar dan biasa dilakukan sebagai daerah yang saling berhubungan dan bergantung satu sama lain.

“Ini masih saya rapatkan, apa-apa yang bisa kita tekan dari mahalnya harga-harga agar tidak mempengaruhi daya beli,” ujarnya.

Indonesia dan Jawa Timur memiliki jumlah pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang sangat banyak, sehingga dipercaya mampu mendukung subtitusi bahan baku yang diinginkan. Terlebih, 18 juta lebih tenaga kerja berada di sektor UMKM, yang dapat memaksimalkan sektor agro industri.

Soekarwo menargetkan semua faktor yang mempengaruhi kenaikan harga dapat segera ditangani dan dikendalikan.(ptr/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.