Tari Jejer Gandrung Iringi Rombongan PDI Perjuangan Daftar ke KPUD Banyuwangi

Petrus - 12 October 2017
Rombongan pengurus dan simpatisan PDI Perjuangan Kabupaten Banyuwnagi mendaftarkan diri ke KPUD sebagai peserta pemilu (foto : Superradio/Fransiscus Wawan)

Tari Jejer Gandrung Iringi Rombongan PDI Perjuangan Daftar ke KPUD Banyuwangi

SR, Banyuwangi – Tarian Gandrung menjadi pembuka saat ratusan massa kader PDI Perjuangan Kabupaten Banyuwangi mengikuti proses pendaftaran partai peserta pemilu, di Kantor KPU Daerah Banyuwangi, Rabu (11/09/2017)

Proses pendaftaran partai peserta pemilu mengacu pada peraturan perundang-undangan untuk Pemilu 2019, yakni Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU no 11 tahun 2017) tentang pendaftaran, verifikasi dan penetapan parpol peserta pemilu, anggota DPR dan DPRD.

Pengumpulan kartu tanda penduduk serta kartu anggota partai, merupakan syarat untuk melengkapi SIPOL (Sistem Informasi Partai Politik), dalam bentuk kelengkapan administrasi. Kepala Badan Saksi dan Pemenangan Pemilu, Rorry Desrino mengatakan, bahwa kelengkapan administrasi telah sesuai dengan aturan dan telah lengkap.

“Sebanyak 3.000 KTP sudah kita serahkan sebagai syarat,” ujar Rorry Desrino.

Selanjutnya, KPU memiliki waktu untuk memeriksan dan memverifikasi data atau berkas yang telah masuk.

“Kita dan tim masih menunggu hasil persyaratan yang sudah kita serahkan, untuk hasilnya nanti kita menunggu dari KPU,” lanjutnya.

Memasuki kawasan kantor KPUD Banyuwangi, rombongan yang dipimpin Ketua DPC PDI Perjuangan Banyuwangi itu disambut para penari Gandrung. Ratusan massa beserta pengurus cabang, anak cabang dan ranting, menunggu di luar area.

Gandrung merupakan kesenian khas Banyuwangi, dan dijadikan simbol dari kemenangan berpolitik. Hal ini karena dalam sejarah masyarakat Osing saat melawan bangsa asing, tarian Gandrung awalnya diciptakan sebagai bagian dari tugas intelijen, untuk memetakan kekuatan lawan. Para penarinya adalah laki laki yang berkostum perempuan. Tari Gandrung dalam perubahannya kini ditarikan oleh wanita, hingga ia pun tetap digandrungi.

Usai menyerahkan persyaratan, Ketua DPC PDI Perjuangan Banyuwangi, Made Cahyana Negara, mengatakan, bahwa kesenian tari Gandrung yang mengiringi proses pendaftaran ini merupakan bagian dari misi partai yakni pelestarian budaya dalam politik.

“Pesan yang ingin kita sampaikan sesuai dari arahan DPP PDI Perjuangan, bahwa proses politik itu bukan hanya kekuasaan, tapi juga proses kebudayaan,” jelasnya.(wan/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.