Tak MIliki Ijin Kerja, 4 WNA asal China Diamankan

Yovie Wicaksono - 30 November 2018
Keterangan Pers Terkait Empat WNA asal China yang DIamankan Petugas Imigrasi Kelas III Non TPI Kediri, Jawa Timur, Jumat (30/11/2018). Foto : (Super Radio/Rahman Halim)

SR, Kediri – Empat warga negara asing (WNA) asal China, terjaring operasi gabungan pengawasan orang asing Kementrian Hukum dan HAM Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Kediri, Jawa Timur, Jumat (30/11/2018). Mereka diamankan ketika sedang melakukan aktivitas pengoperasian mesin produksi pembuat alas kaki sebuah perusahaan di Kecamatan Mojoagung Kabupaten Jombang.

Petugas imigrasi sempat mengalami kesulitan saat mengamankan 4 WNA ini, lantaran mereka tidak bisa berbahasa Inggris.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Rakha Sukma Purnama mengatakan, perkara ini dapat diungkap setelah pihaknya bekerjasama dengan Kantor Ketenagakerjaan Kabupaten Jombang Jawa Timur, yang telah memberikan informasi terkait adanya aktivitas WNA disana.

Berdasarkan pemeriksaan awal tim Pengawasan Orang Asing, empat WNA ini diduga telah melakukan pelanggaran izin tinggal ke Imigrasian, berdasarkan Undang Undang Nomer 6 tahun 2011. ” Kami duga empat warga negara asing ini telah melanggar UU ke Imigrasian sesuai Nomer 6 tahun 2011. Saat ini empat warga negara asing tersebut, kita lakukan pemeriksaan lebih dalam,” ujar Rakha kepada Super Radio.

Identitas empat WNA ini adalah Liu Dong (35), Xiao Mogen (45), Dai Qianming (55) serta Jiang Tianxing (37). Dari pengakuan mereka, keempatnya hanya memiliki ijin tinggal kegiatan Sosial Budaya, bukan sebagai pekerja.

” Apabila dari hasil pemeriksaan cukup bukti, bisa kita lakukan deportasi. Karena disini ijin tinggalnya untuk sosial budaya, pada saat kita melakukan pemeriksaan ternyata bersangkutan melakukan kegiatan kegiatan yang bukan bersifat sosial,” terang Rakha.

Empat WNA ini masuk dan bekerja di Indonesia secara bergantian mulai awal Agustus 2018.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Jombang Jawa Timur, Heru Wijayanto mengatakan, sampai saat ini ada 68 Tenaga Kerja Asing yang telah mengantongi ijin bekerja. Dari jumlah itu, 17 diantaranya di wilayah Jombang, sementara lainnya bekerja di wilayah daerah lain di Jawa Timur seperti halnya Mojokerto, Surabaya dan Pasuruan.

Ia menjelaskan, pada umumnya warga negara asing yang bekerja di wilayah Jombang sebagian besar bekerja di perusahaan industri pembuat alas kaki serta produksi bumbu masak. (rh/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.