Surabaya Kembali Gelar Gerakan Nasional 1000 Startup Digital

Yovie Wicaksono - 30 April 2018
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat membuka Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital (foto : Humas Pemkot Surabaya)

SR, Surabaya – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini membuka Gerakan Nasional 1.000 Startup di Graha Sawunggaling, belum lama ini. Risma mengatakan, memasuki era digital dan teknologi informasi, anak muda saat ini dituntut untuk mampu bersaing dan memenangkan persaingan global di dunia usaha.

“Kalau kita mau belajar dan mendengarkan orang lain, maka pasar di dunia ini akan menjadi milik kita. Begitu juga sebaliknya, apabila kita tidak mau, maka mereka yang akan menyerang kita dan kita akan menjadi pasar bagi mereka,” kata Risma.

Risma mengatakan, salah satu kunci menjadi sukses dalam dunia startup, adalah langsung memulai dan melakukan apa yang diinginkan. Anak muda masa kini jangan sampai takut atau ragu untuk memulai, serta tidak malu bertanya.

“Jangan takut untuk memulai, mulailah dan lakukanlah. Tidak ada yang salah dalam memulai, mungkin kurang sempurna saja, makanya kita harus terus belajar untuk menjadi sempurna,” ujar Risma.

“Yang paling penting juga, kita harus patahkan ego kita bahwa kita paling bisa, patahkan ego kita kalau kita paling mengerti, kalau kita bisa patahkan itu, maka kita akan mudah berkolaborasi,” lanjutnya.

Terkait dengan kolaborasi dalam usaha, Risma mengatakan bahwa harus dipahami dan diterima kelebihan dan kekurangan partnernya. Agar peluang ke depan yang sangat banyak dapat dikembangkan.

“Jadi, jangan sampai disia-siakan. Tuhan itu tidak pernah membeda-bedakan kita asalkan kita mau. Ayo kita bergerak,” serunya.

Sementara itu, Ketua Panitia Gerakan Nasional 1000 Startup di Kota Surabaya, Lastriani Yumna Fariha mengatakan, acara ini diikuti sekitar 450 mahasiswa dan umum, yang berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur.

“Peserta paling banyak mahasiswa dan umum, serta pelaku startup di Kota Surabaya,” kata Lastriani.

Setelah berjalan selama lebih dari satu tahun, Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital ini sudah menjaring lebih dari 33.000 pendaftar, lebih dari 7.000 peserta yang terpilih, melibatkan  370  mentor,  dan  sekitar  127 startup. Mereka sudah mengikuti tahapan inkubasi di 10 kota di Indonesia, yaitu Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Semarang, Malang, Medan, Bali, Makassar, dan Pontianak.

Adapun sektor industri yang menjadi prioritas adalah agrikultur, pendidikan, kesehatan, pariwisata, logistik, dan energi. Fokus terhadap keenam sektor ini ditujukan agar para entrepreneur di Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital, dapat memiliki pemahaman yang lebih mendalam terhadap permasalahan yang nyata.

“Kami yakin, startup di Kota Surabaya akan semakin berkembang karena Pemkot Surabaya sangat mendukung tumbuh kembangnya Startup. Terbukti dengan adanya Co-working space di gedung Siola, yang memang diperuntukkan untuk anak-anak muda supaya berkembang, terutama pengembangan startupnya,” pungkasnya.(ptr/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.