Sosialisasi Formula Harga Jual BBM Nonsubsidi

Fena Olyvira - 10 February 2019
Dirjen Migas Kementerian ESDM Djoko Siswanto (tengah) dalam konferensi pers pengumuman formula harga jual eceran BBM nonsubsidi di Jakarta, Minggu (10/2/2019). Foto : (Antara)

SR, Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah melakukan sosialisasi mengenai formula harga jual eceran jenis BBM umum atau nonsubsidi kepada badan-badan usaha (operator SPBU atau SPBN).

“Formula ini telah kita sosialisasikan kepada semua badan usaha sebanyak tiga kali, dengan yang terakhir dipimpin oleh Menteri ESDM,” ujar Direktur Jenderal (Dirjen) Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM Djoko Siswanto kepada wartawan di Jakarta, Minggu (10/2/2019).

Melansir Antara, Djoko menjelaskan bahwa formula harga jual eceran jenis BBM nonsubsidi ini merupakan hasil dari evaluasi, formulasi dan simulasi formula yang dilakukan Kementerian ESDM dari data-data yang dilaporkan oleh badan-badan usaha.

“Berdasarkan Peraturan Menteri ESDM No. 34 Tahun 2018 seluruh badan usaha melaporkan kepada pemerintah, jadi kita punya data setiap bulannya. Dari data tersebut, kita evaluasi, formulasikan, simulasikan dan pada akhirnya kita mendapatkan formula (harga jual BBM) tersebut,” kata Djoko dalam konferensi pers.

Sebelumnya, Djoko juga menjelaskan tujuan penetapan formula harga jual BBM itu untuk melindungi konsumen, serta melindungi pelaku usaha agar bersaing yang sehat dan fair, serta tidak mengambil keuntungan yang terlalu besar.

Djoko mengatakan bahwa pedoman formula harga jual eceran jenis BBM nonsubsidi ini telah diikuti oleh seluruh badan usaha yang telah melakukan penyesuaian harga jual BBM mereka.

Kementerian ESDM mengumumkan formula harga jual eceran jenis BBM nonsubsidi yang disalurkan semua stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) dan stasiun pengisian bahan bakar nelayan (SPBN).

Formula tersebut merupakan pedoman bagi badan usaha untuk menetapkan harga jual eceran jenis BBM nonsubsidi, mengacu pada ketentuan batas margin paling rendah lima persen dan paling atas sebesar 10 persen.

Beberapa hari yang lalu Menteri ESDM Ignasius Jonan menerbitkan Keputusan Menteri ESDM No. 19 K/10/MEM/2019 tentang formula harga dasar dalam perhitungan harga jual eceran jenis BBM umum yang disalurkan lewat SPBU atau SPBN, yang efektif berlaku sejak tanggal 1 Februari 2019. (*/ant/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.