Situs Beteng Kedawung Akan Jadi Destinasi Wisata Jember

Yovie Wicaksono - 9 December 2018
Bupati Jember Faida membuka Sidomekar Festival, di Kabupaten Jember. Foto : (Humas Pemkab Jember)

SR, Jember – Situs Beteng Kedawung atau Beteng Boto Mulyo di Desa Sidomekar akan menjadi salah satu destinasi wisata di Kabupaten Jember yang diawali dengan rangkaian Sidomekar Festival dengan unggulan wisata Desa Sidomekar dan Festival Beteng Kedawung Majapahit di desa setempat, Sabtu (8/12/2018).

“Kami sangat mendukung kegiatan itu dan Pemkab Jember mendukung masyarakat Desa Sidomekar, Kecamatan Semboro untuk mengambangkan situs beteng menjadi salah satu destinasi wisata,” kata Bupati Jember Faida saat membuka Sidomekar Festival di Desa Sidomekar.

Peluncuran Wisata Desa Sidomekar dan Festival Beteng Kedawung Majapahit tersebut berlangsung di pelataran Situs Beteng dengan beragam rangkaian acara aneka musik dan tari tradisional, musik dan tari kontemporer, seminar budaya, seminar sejarah, pameran pertanian, bazar kuliner dan usaha mikro kecil menengah (UMKM) produk lokal Desa Sidomekar.

“Jangan sampai di tahun politik ini pembangunan seni budaya, pembangunan sejarah ditinggalkan, sehingga kami berharap ada rekomendasi dari kegiatan Sidomekar Festival untuk bahan pertimbangan bagi Pemkab Jember ke depan,” tuturnya.

Faida menjelaskan Situs Beteng di Desa Sidomekar merupakan bagian dari Kerajaan Majapahit dan inisiasi masyarakat sebagai upaya menjaga peninggalan sejarah untuk terus diketahui generasi penerus bangsa.

“Situs Beteng itu cocok diputuskan sebagai salah satu destinasi wisata edukasi di Kabupaten Jember. Berkembangnya Situs Beteng Sidomekar sebagai destinasi wisata dapat menjadi sarana pengungkit ekonomi kerakyatan dan pengungkit wisata desa,” katanya.

Menurutnya sejarah heroik salah satunya ada di situs itu, supaya semangat heroik Situs Beteng juga menjadi semangat keteladanan generasi masa yang akan datang, sehingga Pemkab Jember akan membiayai 10 kegiatan seni dan budaya maupun edukasi yang berkembang di masyarakat.

Sementara Kepala Desa Sidomekar Sugeng Priyadi mengatakan Sidomekar Festival merupakan perhelatan seni budaya dan cagar budaya yang diselenggarakan secara swadaya dan mandiri oleh masyarakat dan pemerintah desa setempat.

“Festival itu juga bertujuan sebagai peluncuran bagi kegiatan wisata Desa Sidomekar berbasis masyarakat, yang tengah dikembangkan oleh Pemerintah Desa Sidomekar dan didukung oleh Pergerakan HIDORA,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan tertulis dari panitia yang diterima Antara, Beteng Boto Mulyo merupakan salah satu situs peninggalan kerajaan Majapahit yang memiliki masa kejayaan di abad 13-15 dan ditemukan pertama kali sekitar tahun 1908, berupa temuan puing-puing bangunan kuno setinggi 2,5 meter dengan batu bata berukuran besar. (*/ant/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.