Siswa Kediri Raih Prestasi Internasional

Yovie Wicaksono - 16 July 2018
Aulia Fidia Syahrina dan Shona Faiqa Febiastuti, Berhasil Raih Juara II Internasional Young Scientist Inovation Exhibiton di Selangor Malaysia. Foto : (Super Radio/Rahman Halim)

SR,Kediri – Dua siswa SMA Negeri 1 Kota Kediri, Aulia Fidia Syahrina (16) dan Shona Faiqa Febiastuti (16) meraih juara II Internasional Young Scientist Inovation Exhibiton di Selangor Malaysia. Dua pelajar jurusan IPA berhasil mengalahkan peserta dari negara lainnya seperti Vietnam, Laos, Thailand, serta Malaysia. Ajang ini berlangsung sejak 9 Juli hingga 13 Juli 2018.

Febi Arianto, selaku pendamping Aulia dan Shona mengatakan, karya kedua siswa yang meraih prestasi internasiona itu adalah Organic Antiseptic Hand Santizer Wipes atau tisu anti septik organik yang memiliki faedah atau manfaat menurunkan demam serta membersihkan bakteri dan kuman. Tisu antiseptik ini terbuat dari bahan herbal bawang merah dan Blimbing wuluh.

“Juara satu direbut kontestan asal Indonesia, yakni pelajar dari Jakarta. Untuk perwakilan Jawa Timur, hanya dua yakni Kediri dan Malang ” ujar Febi Arianto, Senin (16/7/2018)

Ada empat kategori yang dilombakan dalam ajang ini, diantaranya Lenviron Mental Sciences List, Life Sciences List, Computer Sciences and Mathematics, Physics and Enginering List. Dari empat kategori, Aulia dan Shona berhasil menjadi juara dua untuk Life Sciences List.

Sementara itu, Shona Faiqa Febiastuti mengatakan, sengaja memilih bawang merah dan blimbing wuluh sebagai bahan penelitian dikarenakan di wilayah sekitar tempat tinggal mereka ketersediaan dua bahan herbal tersebut melimpah. Ia menyayangkan jika pemanfaatnya hanya digunakan sebagai bumbu dapur saja.

“Disitu kami mencoba untuk memanfaatkan bawang merah dan blimbing wuluh ini. Lalu kami melanjutkan penelitian untuk melihat, ternyata pada bawang merah dan blimbing wuluh ini terdapat senyawa lainya,” terangnya.

Lebih lanjut , ia menjelaskan soal alasan menggunakan tisu basah sebagai media. Salah satunya karena produk yang dihasikan tersebut tidak hanya digunakan sebagai antiseptik melainkan juga berfungsi untuk menurunkan demam. “Bisa digunakan untuk kompres demam instant. Kami melakukan penelitian ini selama enam bulan,” pungkasnya. (rh/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.