Semua Kegiatan Menghasut ada Hukumannya

Yovie Wicaksono - 4 April 2019
Ilustrasi. Menko Polhukam Wiranto (foto : Superradio/Niena Suartika)

SR, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto mengatakan bahwa semua kegiatan yang menghasut, mengancam, dan menakut-nakuti hak pilih masyarakat ada hukumannya. Menurutnya, demokrasi sudah sesuai dengan konstitusi dan rakyat diberikan hak untuk memilih.

“Jadi semua kegiatan yang menghasut, yang mengancam, yang menakut-nakuti hak pilih masyarakat itu tentu ada hukumnya, ada aturan hukum itu. Ini kan demokrasi. Demokrasi itu sesuai konstitusi, rakyat diberikan hak untuk memilih. Ada undang-undangnya,” ujar Wiranto menanggapi adanya ancaman dari kelompok Egianus yang ingin memboikot pemilu Papua, di Jakarta, Kamis (4/4/2019).

Wiranto pun meminta buktinya jika ada ancaman itu. Nantinya, ia sendiri yang akan menyerahkan ke polisi. “Mana buktinya? Kasih ke saya, saya serahkan ke polisi,” katanya.

“Tatkala ada kelompok masyarakat, atau perorangan, atau siapapun yang mencoba melarang, mengganggu, mengancam masyarakat untuk tidak memilih tentu ada hukumnya, ada undang-undang, serahkan saja pada hukum, nggak usah kita ributkan. Tinggal dicatat siapa yang bicara, kelompok mana yang bicara, langkah aksinya bagaimana, itu nanti kan ada hukumnya,” lanjutnya.

Meski demikian, Wiranto mengatakan, tetap harus ada upaya pencegahan. Karena ini negara demokrasi, di mana sesuai konstitusi rakyat mendapat kesempatan untuk memilih pemimpinnya sehingga tidak boleh dirintangi.

“Negara yang berdaulat adalah demokrasi. semua rakyat yang sesuai peraturan, yang usianya cukup, maka mereka diberi hak untuk memilih pemimpinnya sebagai perwakilan dalam mengatur negara, eksekutif dan legislatif. Jadi siapapun, namanya siapa, kelompok mana kalau mencoba untuk mengganggu ini, mengganggu hak ini, merintangi, mengancam menakut-nakuti semua ada aturan hukumnya yang nanti akan berlaku,” kata Wiranto. (ns/red)

 

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.