Saber Pungli Sebut Dinamika Pungli Mulai Berubah 

Petrus - 8 November 2018
Menko Polhukam Wiranto memberikan keterangan pers terkait RUU Tindak Pidana Terorisme (foto : Superradio/Nina Suartika)
SR, Singaparna – Sekretaris Satgas Saber Pungli, Irjen Pol Widiyanto Poesoko mengatakan, dinamika perbuatan pungutan liar (pungli) saat ini sudah berubah, dari yang bersifat operasional menjadi sebuah kebijakan. Namun, sasarannya tetap sama yaitu membuat masyarakat menjadi kesusahan, ketika ingin mendapatkan pelayanan oleh negara.
“Dinamika bagaimana pungli itu berlangsung sudah berubah dari yang bersifat operasional menjadi sebuah kebijakan,” kata Widiyanto, Kamis (8/11/2018).
Sementara itu bidang operasi Tim Satgas Saber Pungli, Kun Wardana mengatakan, tujuan kehadiran tim adalah untuk menindak lanjuti laporan masyarakat terkait blokir dana di rekening nasabah.
“Kami hari ini hadir untuk menyaksikan kegiatan sosialisasi kegiatan BJB kepada nasabah, terkait pembukaan dana blokir yang telah dilaporkan nasabah dari beberapa daerah di wilayah Jawa Barat. Kami mengapresiasi kegiatan ini dan berharap BJB secara konsisten terus mensosialisasikan kebijakan pembukaan blokir dana nasabah kepada cabang-cabang lainnya,” kata Kun Wardana.
Bank Jawa Barat dan Banten melakukan sosialisasi pembukaan blokir dana nasabah, menindaklanjuti saran dari Tim Satgas Saber Pungli. Corporate Secretary, Muhammad As’adi Budiman menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Tim Satgas Saber Pungli, yang telah membantu memediasi pihak BJB dengan nasabah yang ingin melakukan pembukaan blokir tabungan
“Kami mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi Tim Satgas Saber Pungli, yang telah menghadiri undangan kami di acara sosialisasi pembukaan blokir dana nasabah dengan tetap memperhatikan prinsip-prinsip perbankan yang prudent,” ujar As’adi, dalam acara Silaturahmi dan Sosialisasi Program Pemasaran Kredit Konsumer Bank BJB.
Ia mengatakan, setelah berkonsultasi dengan Satgas Saber Pungli, pihaknya akan menindaklanjuti temuan dan saran dari tim, guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada para nasabah.
“Kami berharap langkah ini sesuai dengan visi mewujudkan BJB menjadi 10 bank terbesar yang berkinerja baik di Indonesia,” katanya.
Triastoto Hardjanto Wibowo selaku Pemimpin Divisi Kredit Konsumer dan Ritel BJB menjelaskan, mekanisme pembukaan blokir di BJB melalui beberapa tahap. Pertama, untuk kredit pra purna bhakti yang melintasi usia pensiun, blokir dana yang sebesar 3 x angsuran dapat dibuka otomatis sebesar 2x angsuran, setelah debitur memasuki usia pensiun dan gaji pensiunnya telah efektif dibayarkan di bank BJB.
Kedua, apabila debitur belum memasuki usia pensiun, pembukaan blokir dapat diajukan secara case by case, yaitu melalui mekanisme adanya surat permohonan dari debitur terlebih dahulu.
“Tujuan pembukaan blokir dapat dilakukan untuk kebutuhan yg bersifat urgent atau mendesak, seperti biaya pengobatan, pendidikan, dan sebagainya, yaitu dengan melampirkan bukti-bukti berupa dokumen, menandatangani surat pernyataan dan berita acara, yang menyatakan bahwa debitur berkomitmen menjaga kelancaran pembayaran angsuran sampai dengan lunas, dan akan menyalurkan gaji pensiunnya di bank BJB,” kata Triastoto.
Sedangkan untuk mekanisme pembukaan blokir diperuntukan bagi BJB KGB (kredit guna bhakti) pegawai aktif, blokir angsuran sebesar 1 x dapat dilakukan setelah melewati setengah jangka waktu kredit, dapat dilakukan pembukaan blokir sebesar 50 persen dari dana blokir, dengan mengajukan permohonan pembukaan blokir terlebih dahulu.(ns/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.