Risma Resmikan Sentra Wisata Kuliner Convention Hall

Petrus - 5 January 2017
Walikota Surabaya Tri Rismaharini meresmikan Sentra Wisata Kuliner PKL Convention Hall. Foto : (Humas Pemkot Surabaya)

SR, Surabaya – Walikota Surabaya Tri Rismaharini meminta para pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan sentra wisata kuliner, untuk terus meningkatkan kualitas produk makanan dan minuman yang dijual agar diminati banyak pembeli. Hal ini disampaikan Risma saat meresmikan Sentra PKL Convention Hall di Jalan Arif Rahman Hakim, Surabaya, Rabu (4/1/2017).

Kepada PKL yang berjualan di tempat yang dibangun Pemerintah Kota Surabaya ini, Risma berpesan agar kebersihan menjadi perhatian serius pedagang, untuk menarik banyak masyarakat untuk berkunjung.

“Saya harap semua mau belajar mengelola ini, khususnya menjaga kebersihan sentra PKL ini. Mungkin awalnya sepi tapi jangan langsung putus asa karena pasti akan banyak yang datang,” kata Risma.

Sebelumnya para pedagang yang menempati sentra PKL Convention Hall Arif Rahman Hakim ini, merupakan PKL yang berjualan di jalan Klampis Jaya dan Jalan Gebang Putih, Kecamatan Sukolilo. Namun ironisnya para pedagang ini banyak memanfaatkan lahan saluran air untuk berjualan, sehingga saat musim hujan kawasan itu sering banjir karena saluran air menjadi tidak berfungsi maksimal.

“Kami ingin mengembalikan fungsi saluran air sebagai mana mestinya, dan PKL pun tetap dapat berjualan tanpa terganggu banjir lagi, dan tidak khawatir dirazia Satpol PP karena berjualan di lahan yang tidak seharusnya,” ujar Walikota perempuan pertama di Surabaya ini.

Risma berharap dengan berjualan di lahan yang resmi, PKL dapat menghidupkan perekonomian masyarakat di kawasan itu, seperti halnya di Taman Bungkul. Keuntungan lain yang dapat diperoleh para pedagang adalah mendapatkan pelatihan mengolah rasa makanan dan desain produk.

“Dinas Kesehatan secara rutin akan mengontrol kesehatan makanan, untuk memberi jaminan rasa aman bagi masyarakat yang menjadi konsumen,” imbuhnya.

Sementara itu Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Surabaya, Eko Haryanto menambahkan, selain memberikan pelatihan kepada para pedagang kaki lima yang mengisi sentra PKL, pedagang juga akan didukung dengan adanya 60 mantri ekonomi yang bertugas membantu kemajuan pedagang di sentra PKL.

“Mantri ekonomi itu yang nanti mengontrol capaian omzetnya di sini, juga bagaimana manajemen pengelolaan dan bagaimana mengembangkan produknya. Dia yang melaporkan secara rutin ke koordinator yang kemudian melapor ke kami. Dari situ kami bisa mengevaluasi, dan mencarikan solusi,” terang Eko Haryanto.

Sentra Wisata Kuliner Convention Hall Arif Rahman Hakim tidak hanya menjajakan beragam makanan dan minuman, tetapi juga memasarkan handycraft hasil kerajinan warga di stand yang khusus disediakan. Total ada 46 buah rombong, 46 unit meja dan kursi, serta delapan tempat sampah, juga kamar mandi dan toilet yang bersih.

Selain Sentra Wisata Kuliner PKL Convention Hall Jalan Arif Rahman Hakim, Tri Rismaharini juga meresmikan Sentra PKL di Kapas Krampung, sehingga menambah banyak daftar sentra PKL yang telah dibangun oleh Pemkot Surabaya.(Ptr/Red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.