Risma Berangkatkan Tim Relawan Misi Kemanusiaan ke Palu

Petrus - 6 October 2018

SR, Surabaya – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memberangkatkan tim relawan, dalam misi kemanusiaan ke lokasi bencana gempa dan tsunami, di Kota Palu, Sulawesi Tengah, Jumat, (5/10/18). Sebangak 29 orang tim relawan mendapat pembekalan dari Wali Kota Surabaya, sebelum diberangkatkan ke Palu.

“Saya pesan, jangan sampai di sana kita saling bertengkar, ada emosi, saling menyalahkan satu sama lain. Karena di sana (Palu) memang berat kondisinya. Kalau di sana ada masalah, bisa dibicarakan secara bersama,” pesan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini kepada tim relawan.

Risma mengatakan, tim relawan ini nantinya akan bertugas di lokasi bencana selama satu Minggu, untuk membantu kebutuhan tenaga di lokasi bencana. Tim relawan juga dibekali peralatan penunjang, seperti sekop, cangkul, parang, senter, sabit, dan pakaian khusus DVI (Disaster Victim Identification) anti bakteri.

“Yang dibawa itu ada kain kafan, kantong jenazah. Kemudian tiap personil juga kita bekali dengan baju, dan masker,” ujar Risma.

Tim relawan yang berangkat tahap pertama ini, merupakan orang-orang pilihan yang dianggap mampu untuk menjalankan misi kemanusiaan. Mereka terdiri dari, satu orang dokter ahli bedah, lima perawat, lima anggota Satpol-PP, lima anggota Linmas, tiga petugas PMK, lima petugas pemakaman dari DKRTH, dan selebihnya petugas untuk membantu segala kebutuhan evakuasi.

“Nanti mereka di sana selama satu minggu. Kayak kemarin (Lombok), selanjutnya kita ganti lagi petugasnya. Sambil kita lihat perkembangan kondisi di sana,” kata Risma.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BPB) dan Linmas Kota Surabaya, Eddy Christijanto mengatakan, tim relawan ini nantinya akan membantu evakuasi korban yang hingga kini belum ditemukan. Mereka juga akan bertugas menangani jenazah yang masih belum terurus. Selain itu, tim relawan ini akan membantu evakuasi bantuan logistik yang dikirim Pemerintah Kota Surabaya ke lokasi bencana.

“Tugasnya teman-teman adalah melakukan evakuasi bantuan itu, kerja sama dengan BPBD Provinsi Sulteng dan BPBD Kota Palu, untuk kita distribusikan kepada warga terdampak langsung,” kata Eddy.

Eddy menambahkan, untuk tupoksi kerja, relawan yang terdiri dari dokter ahli bedah dan perawat, akan membantu kebutuhan tenaga medis di lokasi bencana. Sementara itu, anggota Satpol-PP, Linmas, petugas PMK dan bagian umum, nantinya akan membantu di pengungsian-pengungsian terkait dengan perbaikan saluran irigasi, pembuangan limbah, pembuatan tempat sampah, dan MCK (mandi, cuci, kaskus).

“Makanya, mereka kita lengkapi dengan cangkul, arit, palu, bodem, semua peralatan tukang kita lengkapi,” pungkasnya.(ptr/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.