Ribuan Pelari Nasional dan Internasional Siap Ramaikan Surabaya Half Marathon 2017

Petrus - 11 August 2017
Ilustrasi. Jalan Basuki Rahmat, Surabaya tampak bersih dan hijau (foto : Superradio/Srilambang)

SR, Surabaya – Kota Surabaya pada Minggu (13/8/2017) akan menjadi tempat penyelenggaraan even internasional, yakni “Surabaya Half Marathon 2017”. Kegiatan lomba lari marathon ini akan diikuti kurang lebih 3.000 pelari, dengan tiga kategori, yaitu half marathon (21 kilometer), 10 K dan 5 K.

Lari marathon akan mengambil start dan finish di Grand City Mall, dimana para pelari akan melintasi beberapa ruas jalan protokol di Surabaya sesuai rute yang ditentukan panitia. Pemerintah Kota Surabaya dalam hal ini Dinas Perhubungan bersama Satlantas Polrestabes Surabaya, telah menyiapkan pengaturan atau rekaya lalu lintas.

Kabid Pengendalian dan Operasional Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya, Subagio Utomo mengatakan, Pemkot bersama Satlantas, siap mendukung pelaksanaan Surabaya Half Marathon agar dapat berjalan aman dan lancar.

“Ada 75 personel yang kami turunkan. Kami melengkapi sarana dan prasarana pendukung seperti traffic cone ada 300 buah,” kata Subagio.

Kasatlantas Polrestabes Surabaya, AKBP Adewira Negara Siregar mengatakan, kepolisian menurunkan 639 personel, yang akan disebar di semua titik simpul jalan maupun gang yang menuju rute lari. Diharapkan pelaksanaan pelaksanaan lomba lari marathon ini berjalan aman, lancar dan tidak ada hambatan.

“Kami akan mengamankan seaman-amannya para pelari. Terlebih ini untuk “menjual” potensi di Surabaya, karena ada banyak pelari luar negeri. Harapannya, nanti ini bisa menjadi even tahunan,” ujar Kasatlantas.

Menurut Adewira, pengaturan akan mulai di titik start sejak pukul 04.30 WIB, dengan melakukan sterilisasi ruas jalan di sekitar Grand City pada 15 menit sebelum start. Diharapkan, kategori 21 K sudah start pukul 05.00 WIB, 15 menit kemudian start untuk 10 K dan 15 menit kemudian start untuk 5 K.

“Diharapkan pukul 06.00 WIB, semua pelari sudah berangkat. Kami harapkan jam 9 pagi semua pelari sudah kembali ke Grand City,” terangnya.

Kota Surabaya telah beberapa kali menjadi tempat penyelenggaraan kegiatan olahraga skala internasional. Namun, untuk atletik yang melintasi beberapa ruas jalan protokol, adalah kali yang pertama.

Untuk kategori 21 K, rute yang dilalui berawal dari GC menuju arah Monkasel, Tugu Bambu Runcing, Taman Bungkul, berbelok ke depan Kebun Binatang Surabaya. Lalu menuju Jalan Adityawarman hingga depan gedung TVRI, dan berputar balik ke Jalan Indra Giri. Selanjutnya melalui Raya Darmo hingga ke Tunjungan, melintasi Embong Malang, Tugu Pahlawan, berbelok ke arah Siola, Grahadi, Balai Kota Surabaya dan kembali ke Grand City.

Sementara untuk rute 10 K, start dari Patung Kerapan Sapi dan berputar menuju Tunjungan, Jalan Embong Malang hingga Grand City lagi. Adapun yang kategori 5 K, mulai dari Tunjungan dan langsung belok kiri kembali ke arah Grand City.

“Beberapa ruas jalan akan ditutup. Diantaranya jam 5.30 di Jalan Mayjend Sungkono sudah tutup. Begitu juga Jalan Basuki Rahmat dan Embong Malang. Jalur cepat Jalan Bubutan juga ditutup karena menjadi rute untuk pelari,” jelas AKBP Adewira.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Surabaya, Afghany Wardhana mengatakan, kegiatan ini menjadi momentum tepat untuk pembinaan atlet cabang olahraga atletik daerah, terutama untuk olahraga lari. Terlebih, akan ada 61 pelari luar negeri yang berpartisipasi, seperti dari Kenya, Ethiopia, Amerika, Belgia, dan beberapa negara lainnya.

“Bagi atlet kami, ini menjadi ajang untuk menjajal kemampuan atlet dari luar kota dan luar negeri,” ujarnya.

Selain itu, Surabaya Half Marathon merupakan kesempatan untuk mempromosikan potensi Surabaya, karena para pelari akan melewati jalur-jalur strategis, seperti taman kota dan beberapa bangunan bersejarah di Surabaya, termasuk pusat-pusat perbelanjaan di Surabaya.

“Ini jadi entry point bahwa di Surabaya bisa menyelenggarakan even lari internasional. Ini juga untuk menyemangati agar Surabaya jadi kota atlet di Indonesia,” lanjutnya.

Rencananya, Walikota Surabaya Tri Rismaharini akan menggelar gala dinner bagi para pelari pada Minggu (13/8) malam di Taman Surya.(ptr/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.