Rahasia Dibalik Berjualan Kambing Dengan Omset 900 Juta

Petrus - 20 August 2018
Maiful Hadi di peternakan kambing miliknya, mampu hasilkan omset penjualan hingga Rp. 900 Juta Idul Adha (foto : Superradio/Gayuh Satria)

SR, Ponorogo – Menjelang Hari Raya Idul Adha atau Hari Raya Kurban membawa berkah tersendiri bagi pedagang hewan kurban, salah satunya Maiful Hadi (50) yang memiliki omset penjualan hingga Rp. 900 Juta selama lebaran kurban.

Hal ini karena ada trik khusus dari peternakan kambing miliknya, mulai dari kebersihan kambing dan kandang, serta pakan yang sangat diperhatikan.

“Untuk penjualan kambing kurban kami tidak setengah-setengah, dari perawatan awal sampai penyembelihan kita perlakukan khusus,” kata Maiful, Senin (20/8/2018).

Menurut Maiful, kandang kambing juga merupakan bagian dari rumahnya, sehingga ketika dia merasa nyaman berada di kandang kambingnya, maka kambing juga akan merasa nyaman berada di kandangnya. Untuk pembersihan kandang kambing dilakukannya setiap hari, dengan dibantu dua karyawannya.

Sedangkan untuk kebersihan badan dari ratusan kambingnya, bapak dua anak ini selalu memandikan kambing-kambingnya setiap 7 sampai 10 hari sekali. Hal ini sekaligus pemeriksaan kesehatan, dan mencegah bau khas kambing agar tidak terlalu menyengat.

“Kita keluarkan dari kandang, terus kita mandikan dan kita salon, rambut yang terlalu panjang dan tidak berguna kita potong, kukunya juga kita potong,” terangnya.

Pakan fermentasi juga diberikan Maiful kepada kambing-kambingnya, untuk menambah nafsu makan serta membuat daging kambingnya menjadi lebih gemuk dan enak untuk dimakan.

Maiful juga memberikan pakan dedaunan berupa daun mangga sebagai pakan segar, untuk mengurangi bau pada kambing.

Selain itu, Maiful juga memberikan jamu khusus untuk mengurangi bau kambing, berupa ramuan khusus hasil racikannya yang berisi vitamin, dedak dan cairan antibakteri. Jamu itu diberikan setiap hari kepada kambing-kambingnya, sebanyak 50 ml untuk setiap kambing.

“Semua ini untuk menarik minat pembeli, karena persaingan sekarang sangat ketat, apalagi banyak yang memilih urunan dengan berkurban sapi,” tuturnya.

Usaha yang sudah dilakoninya sejak 2007 silam itu juga memberikan penawaran khusus kepada pembeli, agar kambing yang telah dibeli tetap dibiarkan di kandang miliknya, dan akan diantar menjelang Hari Raya Idul Adha. Melalui cara ini, pembeli yang tidak mempunyai kandang tidak akan kerepotan menempatkan kambing kurbannya.

“Untuk harga berkisar dari Rp. 2,5 Juta sampai Rp. 3,5 Juta, sudah termasuk salon serta perawatan sampai penyembelihan,” pungkasnya.(gs/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.