Puti Kunjungi Petani Di Ponorogo, Sodorkan Program Tampan Sejati

Petrus - 4 April 2018
Puti Guntur Soekarno saat memanen padi MSP di Ponorogo (foto : Superradio/Gayuh Satria)

SR, Ponorogo – Calon Wakil Gubernur Jawa Timur nomor urut 2, Puti Guntur Soekarno melakukan kunjungan ke persawahan di Desa Pondok, Kecamatan Babadan Kabupaten Ponorogo, dan memanen padi bersama petani. Kegiatan ini dilakukan sekaligus untuk mengenalkan progam Tampan Sejati yang dikhususkan untuk petani dan nelayan.

Tampan sejati sendiri adalah progam pasangan Cagub dan Cawagub nomor urut 2, Saifullah Yususf (Gus Ipul) dan Puti Guntur Soekarno (Mbak Puti), yang mendorong terciptanya petani-petani muda yang memiliki jiwa kewirausahaan.

“Kami juga menghubungkan produk-produk pertanian dengan teknologi, seperti halnya hari ini adalah panen raya padi varietas MSP,” kata Puti, Kamis (4/4/2018).

MSP atau Mari Sejahterakan Petani adalah sebuah varietas padi yang dicetuskan Megawati Soekarnoputri dan dikembangkan oleh Profesor Surono Danu. Padi ini dikembangkan dengan teknologi dan penelitian, sehingga mampu menghasilkan padi jenis unggul dengan sistem panen satu tahun tiga kali.

“Kami juga mendorong bagaimana kelompok tani bisa berkembang, seperti yang dikelola oleh kader-kader PDI Perjuangan disini,” imbuhnya.

Terkait persiapan menghadapi debat Cagub-Cawagub pada 10 April mendatang, Puti mengaku belum ada persiapan khusus.

“Nanti menjelang hari H saja, saat ini kami masih fokus terhadap sosialisasi dari pagi sampai pagi lagi,” jelasnya.

Saat ini Puti dan Gus Ipul sedang berbagi tugas untuk mendapatkan perolehan suara dari masyarakat Jawa Timur, melalui silaturahmi ke setiap kota.

“Saya konsolidasi kekuatan di Mataraman, sedangkan Gus Ipul ke daerah tapal kuda, nanti kita bertemu di arek,” tandas Puti.

Menanggapi survey Indobarometer yang mengunggulkan pasangan Gus Ipul-Puti Guntur Soekarno, Puti menegaskan bahwa dirinya tidak berpuas hati.

“Alhamdulilah bagaimanapun juga kami berdua tidak kemudian berpuas hati, hasil survei hanya sebagai pegangan bukan menjadi acuan buat kami. Kami terus berjalan dari satu titik ke titik lain, tetap berjuang, tetap bersosialisasi menyangkut tokoh masyarakat untuk meningkatkan elektabilitas dan popularitas,” pungkasnya.(gs/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.